GOPOS.ID, GORONTALO – Seorang Sales di Gorontalo diduga menjadi korban dugaan pelecehan Oknum Supervisor.
Ayah Korban AP menceritakan kronologis kejadian yang menimpa anaknya pada Rabu 2 September 2026. Sekitar pukul 10 pagi, korban diajak oleh terduga pelaku untuk mengunjungi salah seorang calon konsumen di wilayah Bone Bolango. Saat itu terduga pelaku hanya bersama korban di mobil terduga pelaku.
Menurut keterangan korban kepada ayahnya, terduga pelaku melakukan aksi dugaan pelecehan kepada korban dengan memegang tangan dan paha dan nyaris menyentuh area viral korban. Namun korban sempat melawan korban dan mengelak dengan menutupi bagian vital korban. Tak sampai disitu, terduga pelaku sempat melayangkan pelecehan secara verbal dengan melontarkan kata-kata kurang mengenakkan.
“Korban saat itu masih bekerja kurang lebih baru sebulan,” tegas ayah korban diwawancarai usai membuat Laporan di Polda Gorontalo, Selasa sore (8-9-2026).
Korban merupakan bawahan dari terduga pelaku disalah satu instansi swasta yang ada di Gorontalo. Akibat perbuatan terduga pelaku, korban saat ini berada trauma dan tak ingin bekerja di tempat tersebut. Harga ngga saat ini terduga pelaku belum menemui korban untuk menjelaskan perbuatan. Namun hal tersebut telah dilaporkan pihak keluarga ke tempat korban bekerja.
Karena merasa keberatan atas perbuatan terduga pelaku, korban akhirnya melaporkan terduga pelaku ke Polda Gorontalo.
“Perbuatan yang dilakukan terduga pelaku terhadap korban itu dilakukan saat jam kerja,” tandasnya. (Putra/Gopos)








