GOPOS.ID, GORONTALO – Sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan kegiatan usaha berjalan sesuai ketentuan dengan standar pelaksanaan kegiatan usaha berbasis resiko dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha, secara terpadu Pemerintah Provinsi melakukan pertemuan bersama PT. Gorontalo Mineral dengan fokus pembahasn pada persiapan operasi produksi.
Sejauh mana realisasi investasi perushaan berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026, diperoleh informasi bahwa hingga periode Agustus 2026, PT. Gorontalo Mineral telah merealisasikan kurang lebih. 72 % dari total investasi mereka.
Realisasi Investasi tersebut antara lain digunakan untuk kegiatan drilling, eksplorasi, land management, serta pembangunan dan pengembangan infrastruktur
“Tentu saja menggembirakan bagi kami, karena berharap hal ini bisa berkontribusi signifikan terhadap angka realisasi investasi Provinsi Gorontalo tahun 2026, dan ini akan kita sesuaikan dalam Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) untuk triwulan 3” ungkap Kadis PMPTSP, Sri wahyuni.
Sejalan dengan harapan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, salah satu indikator yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah dari sektor investasi yang diharapkan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja terutama tenaga kerja lokal. (Putra/Gopos)








