No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Budidaya dan Pengolahan Sayur NUGRA, Mahasiswa KKN Tematik Tahap II UNG Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Panggulo Barat

Alexa by Alexa
Kamis 3 September 2026
in UNG
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mendorong penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya dan pengolahan sayuran di Desa Panggulo Barat, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (3/9/2026).

Program kerja inti bertajuk “Budidaya dan Pengolahan Sayur NUGRA” tersebut mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai tempat menanam sayuran sekaligus mengolah hasilnya menjadi produk pangan bernilai tambah.

Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang perwakilan warga dari setiap dusun di Desa Panggulo Barat, serta dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Andi Desiah Pradilia, Mayasari Yamin, dan Indah Puspitasari. Hadir pula narasumber Rival Rahman dan Kepala Desa Panggulo Barat Novita Chaidir.

Salah satu kegiatan utama adalah demonstrasi budidaya sayuran menggunakan media tanam alternatif berbahan biochar dari limbah tongkol jagung.

Limbah tongkol jagung yang selama ini kerap dibuang diolah menjadi biochar, kemudian dicampurkan dengan tanah dan pupuk untuk digunakan sebagai media tanam. Pemanfaatan tersebut menjadi salah satu upaya mengoptimalkan potensi lokal sekaligus mengurangi limbah pertanian.

DPL KKN Tematik UNG, Mayasari Yamin, M.Si., menjelaskan pentingnya membudidayakan sayuran karena memiliki manfaat bagi pemenuhan gizi dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Kuliah Umum, Rektor: Peran FPIK Mampu Wujudkan Visi UNG di Kawasan Teluk Tomini

“Bagaimana kita membudidayakan tanaman sayuran yang notabene memang memiliki nilai gizi untuk tubuh dan kesehatan tentunya,” ujarnya.

Menurut Mayasari, budidaya sayuran di pekarangan diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang dilakukan masyarakat secara mandiri. Tanaman seperti pakcoy dan daun bawang relatif mudah dibudidayakan di sekitar rumah dan dapat membantu memenuhi kebutuhan sayuran keluarga.

Pemanfaatan biochar dari tongkol jagung juga menjadi alternatif media tanam, terutama pada kondisi musim kemarau. Biochar dapat membantu memperbaiki kondisi media tanam dan meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan air sehingga mendukung pertumbuhan tanaman ketika ketersediaan air terbatas.

Sementara itu, narasumber Rival Rahman,S.P.M.Si mengajak masyarakat mengoptimalkan lahan pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Menurutnya, pekarangan rumah dapat digunakan untuk menanam kebutuhan sayuran sehari-hari, seperti pakcoy dan daun bawang. Dengan memproduksi sebagian kebutuhan sayur secara mandiri, masyarakat juga berpeluang mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Setelah pemaparan materi, masyarakat bersama mahasiswa KKN mempraktikkan pembuatan media tanam menggunakan campuran tanah, pupuk, dan biochar tongkol jagung. Penanaman pakcoy dan daun bawang dilakukan dalam bentuk sampel sebanyak 50 polybag yang ditanam.

Baca Juga :  Pentas Seni Jadi Jejak Manis Kebersamaan Mahasiswa KKN UNG dan Warga di Tunggulo Selatan
Mahasiswa KKN Tematik Tahap II Universitas Negeri Gorontalo mendemonstrasikan pengolahan sayur menjadi nugget dalam kegiatan Budidaya dan Pengolahan Sayur NUGRA

Tidak hanya berhenti pada kegiatan budidaya, mahasiswa KKN Tematik UNG juga memperkenalkan pengolahan hasil sayuran menjadi produk pangan bernilai tambah melalui demonstrasi pembuatan NUGRA, yaitu nugget berbahan dasar sayuran.

Pengolahan ini menjadi bentuk hilirisasi hasil budidaya sehingga sayuran yang dihasilkan tidak hanya dikonsumsi dalam kondisi segar, tetapi juga dapat diolah menjadi produk pangan yang lebih tahan lama dan memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk bernilai jual.

Kepala Desa Panggulo Barat, Novita Chaidir, mengapresiasi program kerja inti mahasiswa KKN Tematik Tahap II UNG tersebut. Ia berharap kegiatan budidaya dan pengolahan sayur NUGRA dapat dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat setelah masa KKN berakhir sehingga manfaat program dapat terus dirasakan dan berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan desa.

Program Budidaya dan Pengolahan Sayur NUGRA merupakan salah satu rangkaian program kerja inti mahasiswa KKN Tematik Tahap II di Desa Panggulo Barat yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi lokal desa.(alexagopos)

Tags: Mahasiswa KKN UNGUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Previous Post

Capai 72%, PT. Gorontalo Mineral Beri Kontribusi Terhadap Realisasi Investasi

Next Post

Ditreskrimsus Polda Gorontalo Tahan Tersangka Pemilik PETI DAM Hulawa Pohuwato

Related Posts

UNG

FKTP UNG Perkuat Dukungan terhadap Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih 2027

Kamis 29 Oktober 2026
UNG

FKTP UNG dan Ditjen Perikanan Tangkap KKP Teken PKS, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset Perikanan

Rabu 28 Oktober 2026
UNG

Rektor UNG Raih Mandaya Awards 2026, Komitmen Pemberdayaan Masyarakat Teluk Tomini Diapresiasi

Rabu 28 Oktober 2026
UNG

Riset Tata Kelola Kolaboratif di Sektor Tambang Antar Mahasiswa Doktor UNG Raih Penghargaan

Senin 26 Oktober 2026
Ilustrasi rektorat UNG (dok. ung)
UNG

Mahasiswa UNG Lolos PIMNAS ke-39, Usung Edukasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal

Rabu 21 Oktober 2026
UNG

Mahasiswa FT UNG Raih Prestasi di Kompetisi Desain Internasional TISDC 2026

Selasa 20 Oktober 2026
Next Post

Ditreskrimsus Polda Gorontalo Tahan Tersangka Pemilik PETI DAM Hulawa Pohuwato

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kejati Tahan Eks Pj Gubernur Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Santriwati Meninggal Tenggelam, Keluarga Polisikan Pimpinan Ponpes Hubulo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Perintah” Eks Pj Gubernur ke Syukri Botutihe Proyek Video Wall Kini Didalami Kejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masa Aksi Penambang Suwawa Diduga Jarah Gudang Logistik PT GM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Karyawan PT GM saat Demo Penambang: Dikejar, Barang Berharga Hilang 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.