No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Natalius Pigai Dorong Penguatan Kesadaran HAM dari Daerah hingga Nasional

Putra Tangahu by Putra Tangahu
Kamis 2 April 2026
in Gorontalo
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai, menegaskan pentingnya pembangunan kesadaran HAM sebagai fondasi utama dalam menciptakan keadilan substantif di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Negeri Gorontalo. Dalam kesempatan tersebut, Pigai memaparkan berbagai program strategis Kementerian HAM, termasuk pembangunan Desa Sadar HAM yang dapat dikembangkan di berbagai wilayah sesuai kebutuhan daerah.

Natalius menjelaskan bahwa program Desa Sadar HAM menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap hak asasi manusia. Selain itu, terdapat pula program Kampung Redam serta kegiatan pendidikan dan sosialisasi HAM yang dapat dilaksanakan di tingkat kabupaten/kota. Kementerian HAM juga memiliki peran dalam melakukan penilaian kepatuhan instansi pemerintah terhadap pelaksanaan Rencana Aksi Nasional HAM, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Indonesia telah mencatat sejarah baru dengan menyelenggarakan Musyawarah Pembangunan HAM Nasional, yang disebutnya sebagai yang pertama di dunia. Forum tersebut melibatkan seluruh unsur pemerintahan, mulai dari pusat hingga daerah, serta dunia akademik. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor ini menjadi tanggung jawab bersama dalam membangun sistem HAM yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga :  Walikota Gorontalo Kuliah Umum di UNBITA  Bahas Peran Pemerintah dan Teknologi di Era Society 5.0

Menanggapi pertanyaan terkait implementasi HAM di wilayah Indonesia Timur, termasuk Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara, Pigai menilai bahwa rendahnya pemahaman HAM menjadi salah satu penyebab munculnya konflik sosial. Ia menegaskan bahwa jika masyarakat memahami HAM dengan baik, maka persoalan tidak akan diselesaikan dengan kekerasan, melainkan melalui dialog, diskusi, dan jalur hukum. Oleh karena itu, peran media, komunitas, dan dunia akademik sangat penting dalam meningkatkan literasi HAM di masyarakat.

Natalius juga menekankan pentingnya penerapan prinsip HAM dalam pembangunan, khususnya kehadiran perusahaan di suatu wilayah. Ia menyebutkan sejumlah variabel yang harus diperhatikan, antara lain hak masyarakat untuk mengetahui (right to know), pelibatan masyarakat sebagai pemilik dan pekerja, jaminan kesejahteraan, kejelasan status lahan, kontribusi pajak bagi negara, keuntungan perusahaan, serta pelestarian lingkungan. Ia mencontohkan pentingnya menjaga ekosistem melalui analogi sederhana tentang burung pipit yang kehilangan habitat akibat kebakaran, sebagai bentuk tanggung jawab manusia terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Natalius Pigai Kunjungi UNG, Tekankan Peran Mahasiswa sebagai Garda Penegak HAM

Terkait penegakan hukum, Natalius menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat melakukan intervensi terhadap proses peradilan yang sedang berjalan, termasuk dalam kasus yang telah masuk ke ranah peradilan militer. Ia menekankan pentingnya menjaga prinsip pemisahan kekuasaan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif sebagaimana diajarkan oleh Montesquieu. Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan secara profesional, sementara Komnas HAM berperan dalam melakukan pengawasan. Ia menutup dengan menekankan bahwa pembangunan kesadaran HAM merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat, serta optimisme bahwa Gorontalo akan menjadi gerbang masa depan Indonesia Timur. (Laila-Mg)

Tags: Kuliah UmumNatalius Pigai
Previous Post

Kuliah Umum HAM di UNG Dihadiri 4.000 Peserta dari Berbagai Kalangan

Next Post

Dari Dua Dekade Pengalaman ke Gelar Doktor: Sophian M. Rahmola dan Ikhtiar Memperbaiki Data Pemilih

Related Posts

Gorontalo

Pengakuan Karyawan PT GM saat Demo Penambang: Dikejar, Barang Berharga Hilang 

Minggu 1 November 2026
Gorontalo

Bulog Sisir Jalur Distribusi Beras SPHP, Harga di Gorontalo Masih Terkendali

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

Bersama Ombudsman Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo Dorong Penguatan Pelayanan Publik 

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

PT Gorontalo Minerals Hargai Aspirasi Masyarakat, Namun Kecam Aksi Anarkis

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

Gorontalo Matangkan Pelaksanaan Kegiatan Peringatan HUT ke-55 Korpri

Jumat 30 Oktober 2026
Gorontalo

Dugaan Asusila Anak di Gorontalo, Perlindungan Korban Jadi Sorotan

Jumat 30 Oktober 2026
Next Post
Pose bersama Dr Sophian Rahmola bersama Penguji Eksternal Dr. Parsadaan Harahap, S.P, M.Si serta unsur Pimpinan KPU Provinsi Gorontalo.

Dari Dua Dekade Pengalaman ke Gelar Doktor: Sophian M. Rahmola dan Ikhtiar Memperbaiki Data Pemilih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kejati Tahan Eks Pj Gubernur Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Santriwati Meninggal Tenggelam, Keluarga Polisikan Pimpinan Ponpes Hubulo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Perintah” Eks Pj Gubernur ke Syukri Botutihe Proyek Video Wall Kini Didalami Kejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masa Aksi Penambang Suwawa Diduga Jarah Gudang Logistik PT GM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat DPO, Oknum Notaris Hartati Haridji Diringkus Kejaksaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.