GOPOS.ID, GORONTALO – Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya integritas dan pencegahan korupsi melalui kuliah umum bertema “Penguatan Integritas melalui Mitigasi Korupsi dalam Mewujudkan Tata Kelola Institusi Pendidikan yang Bersih, Transparan dan Berintegritas.”
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rektorat UNG, Senin (7/9/2026), tersebut menghadirkan Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Dr. Ahmad Hajar Zunaidi, S.H., M.H., sebagai pemateri utama.
Kuliah umum ini diikuti mahasiswa Program Pascasarjana UNG dan menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara UNG dengan Kejaksaan Tinggi Gorontalo.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman sivitas akademika terkait integritas, pencegahan korupsi, serta pentingnya penerapan tata kelola yang baik di lingkungan perguruan tinggi.
Direktur Pascasarjana UNG, Prof. Dr. Ir. Mahludin Baruwadi, M.P., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian awal proses perkuliahan mahasiswa Pascasarjana.
Menurutnya, kuliah umum tidak hanya menjadi ruang untuk menambah wawasan mahasiswa, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai yang perlu dijunjung selama menjalani pendidikan.
“Ini menjadi bagian dari proses awal perkuliahan di lingkungan Pascasarjana, dengan tujuan memberikan penguatan dan pemahaman kepada mahasiswa dalam mengikuti proses perkuliahan,” ungkap Mahludin.
Ia menambahkan, pembentukan karakter mahasiswa tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan intelektual. Integritas, tanggung jawab, serta kejujuran juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter akademik.
Sementara itu, Rektor UNG melalui Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Hidayat Koniyo, menilai tema yang diangkat dalam kuliah umum tersebut sangat relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi saat ini.
Menurut Hidayat, mahasiswa perlu dibekali pemahaman mengenai pencegahan korupsi sejak berada di lingkungan akademik. Hal itu penting agar mahasiswa memiliki fondasi integritas yang kuat sebelum nantinya terjun ke dunia profesional.
“Kuliah umum ini sangat penting untuk memperkuat wawasan mahasiswa. Terlebih tema yang diangkat sangat penting dalam upaya pencegahan tindak korupsi, sebagai langkah strategis mewujudkan tata kelola institusi pendidikan yang bersih, transparan dan berintegritas, khususnya di institusi pendidikan tinggi,” jelas Hidayat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Pascasarjana UNG diharapkan tidak hanya memahami korupsi dari perspektif hukum, tetapi juga mampu mengenali berbagai risiko dan potensi penyimpangan yang dapat terjadi dalam pengelolaan institusi pendidikan.
Kolaborasi UNG dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo melalui kegiatan edukatif ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perguruan tinggi dan membangun budaya antikorupsi di lingkungan kampus.
Langkah tersebut diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan komitmen terhadap tata kelola yang bersih dan bertanggung jawab. (Rama/Gopos)








