GOPOS.ID, GORONTALO – Walikota Gorontalo, Adhan Dambea mengambil langkah tegas atas temuan terhadap 5 Apoteker bertugas di rumah sakit yang diduga menjadi dalang mafia penjualan obat.Â
Hal ini ditegaskan Ashab usai dikonfirmasi, Rabu (26-3-2026).Â
Kelima Apoteker tersebut 3 diantaranya bertugas dI RS Aloei Saboe dan 2 lainnya bertugas di RS Otanaha Kota Gorontalo.
Berdasarkan termuan yang didapati oleh Adhan, ada sejumlah vendor yang sengaja menjual obat yang hampir kadaluwarsa kepada rumah sakit dan bekerjasama dengan para Apoteker tersebut.Â
“Yang seharusnya dijual hanya 20 persen harganya ini sudah di jual dengan harga 100 persen kepada rumah sakit, jadi kalau harganya 1 miliar hanya dijual dengan harga 200 juta dan sisa keuntungan diambil oleh mereka, ” ujarnya menerangkan.Â
Adhan menegaskan, dirinya ke lima orang tersebut untuk sementara dipindahkan ke Dinas Kesehatan Kota Gorontalo dalam rangka evaluasi.Â
“Kami juga akan melakukan proses hukum apabila ditemukan hal-hal yang berujung pidana termasuk vendornya, ” tegasnya.Â
“Temuannya 2 minggu lalu tapi prakteknya sudan bertahun-tahun, ” Imbuhnya.Â
Kata adhan, praktek seperti ini harus ditindaklanjuti dan ditindak tegas agar tidak terulang kembali.(Putra/Gopos)Â








