GOPOS.ID, GORONTALO – Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo memperkenalkan maskot baru “PiKaPro”, yang diadaptasi dari satwa endemik Sulawesi, Burung Maleo. Maskot ini diluncurkan sebagai identitas baru mahasiswa UNBITA dengan semangat inovasi, berkarakter, serta profesionalisme.
Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru UNBITA, Misbahun Djaba menjelaskan Burung Maleo dipilih karena menjadi ikon penting Gorontalo, sekaligus mencerminkan kekuatan, kemandirian, dan ketekunan.
“Filosofi itu sejalan dengan karakter mahasiswa baru UNBITA yang diharapkan mampu menjadi pelopor inovasi, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Misbah.
PiKaPro sendiri merupakan singkatan dari Pelopor Inovasi, Karakter, dan Profesionalisme. Kehadiran maskot ini menjadi simbol semangat baru, harapan, dan identitas mahasiswa UNBITA yang siap berkontribusi bagi daerah, bangsa, hingga dunia.
Dalam desainnya, maskot PiKaPro mengenakan paluwala atau makuta adat Gorontalo sebagai penutup kepala, melambangkan penghormatan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, serta jati diri budaya lokal. Pada makuta tersebut terdapat 25 bulatan putih sebagai simbol angkatan mahasiswa baru UNBITA tahun ini.
Selain itu, kata Misbah, maskot juga dilengkapi dengan jas almamater UNBITA dan logo universitas di bagian dada. Warna-warna yang digunakan pun sarat makna, yakni:
- Biru: melambangkan keilmuan, profesionalisme, dan kewibawaan akademik.
- Kuning: simbol optimisme, kejayaan, serta cita-cita luhur.
- Merah: semangat, keberanian, dan energi juang mahasiswa.
- Abu-abu: melambangkan keseimbangan, keteguhan, dan kedewasaan dalam bersikap.
Maskot PiKaPro sendiri dirancang oleh tim internal UNBITA, yakni Sahrul Gobel dari Bagian IT dan Fadel Ishak dari Bagian Kehumasan. Sementara itu, penambahan identitas pada maskot merupakan hasil arahan langsung dari Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman.
Dengan hadirnya maskot PiKaPro, UNBITA menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, unggul, serta menjadi pelopor inovasi di berbagai bidang.(Rama/gopos)








