GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Anggota DPRD Kota Gorontalo, Alwi Podungge, menegaskan pembentukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) harus benar-benar difokuskan pada upaya menggali seluruh potensi yang ada di Kota Gorontalo. Menurutnya, badan tersebut tidak boleh sekadar menjadi bagian yang “kabur”melainkan harus berdiri kokoh dengan arah yang jelas.
“Kalau sebelumnya di Badan Keuangan, fokusnya masih bercampur. Sekarang dengan adanya badan khusus, maka harus benar-benar tertata dan dijalankan oleh sumber daya manusia yang mumpuni (kompeten),” ujar Alwi dalam rapat pembahasan pembentukan Bapenda.
Alwi menekankan pentingnya menempatkan orang-orang berkompeten untuk mengelola badan tersebut. Ia mengingatkan agar jangan sampai posisi strategis diisi oleh orang yang tidak memiliki kemampuan.
“Ini target kita. Jangan sampai menempatkan orang-orang yng tidak berkompeten. Karena tantangan kita ke depan berat. Pada 2026 nanti akan terjadi turbulensi karena dana transfer ke seluruh daerah dipangkas sekitar Rp300 Triliun . Maka daerah harus bisa menggali potensi lain, terutama dari sektor jasa,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mendorong agar kolaborasi antara pemerintah kota dan DPRD dapat berjalan dengan baik dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, tujuan utama dari pembentukan Bapenda adalah mendukung cita-cita Wali Kota Gorontalo untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mudah-mudahan kolaborasi ini berjalan utuh. Kami di DPRD siap mendukung dengan cara saksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya,” pungkasnya. (Rama/Gopos)








