GOPOS.ID, UNBITA– Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) tancap gas melakukan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026, khususnya melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), di hadapan kurang lebih 1.000 perangkat desa, pimpinan dan pegawai, Forkopimda, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Kamis, 15/01/2026, di Halaman Kantor Bupati Bolaang Mongondow Utara, bertepatan dengan apel akbar dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Bina Taruna Gorontalo sekaligus Koordinator Wilayah Bolaang Mongondow Utara, Yahya Antu, menyampaikan bahwa momentum apel akbar Hari Desa Nasional dimanfaatkan UNBITA untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi aparatur desa dan aparatur pemerintah daerah khususnya melalui jalur RPL.
“Program Rekognisi Pembelajaran Lampau kami hadirkan untuk memberikan kesempatan kepada perangkat desa dan aparatur pemerintah yang telah memiliki pengalaman kerja agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus mengulang pembelajaran dari awal,” ujar Yahya Antu.
Apel akbar tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin Lasena, selaku pembina upacara, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, camat, serta seluruh perangkat desa se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bina Taruna Gorontalo Tahun 2026, Ali Rusman, menjelaskan bahwa skema RPL menjadi salah satu program unggulan UNBITA yang dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan kualifikasi akademik aparatur desa dan aparatur sipil di daerah.
“RPL memberikan pengakuan atas pengalaman kerja, pelatihan, dan kompetensi yang telah dimiliki. Ini sangat relevan bagi perangkat desa dan pegawai yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan tanpa meninggalkan tugas pelayanan publik,” jelas Ali Rusman.
Dalam sosialisasi tersebut, UNBITA memaparkan secara rinci mekanisme pendaftaran, persyaratan, serta keuntungan mengikuti jalur RPL, termasuk efisiensi masa studi dan relevansi kurikulum dengan praktik kerja di lapangan pemerintahan desa dan daerah.
Yahya Antu menegaskan bahwa UNBITA berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam penguatan sumber daya manusia, khususnya di tingkat desa sebagai garda terdepan pelayanan publik.
“Desa adalah fondasi pembangunan daerah. Ketika aparatur desanya memiliki kualifikasi akademik yang baik, maka kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan desa juga akan meningkat,” tegasnya.
Antusiasme peserta apel terlihat tinggi saat sesi sosialisasi berlangsung, terutama dari para perangkat desa yang melihat program RPL sebagai peluang untuk melanjutkan studi tanpa mengganggu aktivitas kerja sehari-hari.
Ali Rusman menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari strategi jemput bola UNBITA agar informasi PMB dapat menjangkau langsung calon mahasiswa potensial di daerah.
“Kami tidak menunggu calon mahasiswa datang ke kampus, tetapi justru hadir langsung ke tengah masyarakat. Ini adalah bentuk komitmen UNBITA dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan adaptif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Bina Taruna Gorontalo menegaskan keseriusannya dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur desa dan pemerintah daerah melalui pendidikan tinggi yang relevan, fleksibel, dan berbasis pengalaman kerja.
Yahya Antu menutup sosialisasi dengan harapan agar program RPL UNBITA dapat dimanfaatkan secara optimal oleh perangkat desa dan aparatur di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
“Kami berharap aparatur desa dan pegawai daerah tidak ragu melanjutkan studi. UNBITA siap mendampingi dan menjadi bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bolaang Mongondow Utara,” pungkasnya.
Ali Rusman menegaskan bahwa Panitia PMB UNBITA Tahun 2026 siap memberikan layanan informasi dan pendampingan bagi seluruh calon mahasiswa yang berminat mengikuti jalur RPL.
“Kami siap melayani dan mendampingi proses pendaftaran agar seluruh calon mahasiswa dapat mengikuti PMB dengan mudah dan transparan,” tutupnya. (Rama/Gopos)








