GOPOS.ID, GORONTALO – Ahad, 7 Juni 2026, menjadi hari yang penuh duka bagi masyarakat Gorontalo terutama di Bone Bolango, ketika berita berpulangnya Bapak H. Mohamad Kilat Wartabone terdengar. Beliau adalah seorang tokoh politik yang dikenal luas sebagai mantan Wakil Bupati Bone Bolango dan cucu dari Pahlawan Nasional Nani Wartabone. Dalam perjalanan hidupnya, Kilat Wartabone telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan daerah dan masyarakat.
Lahir pada 23 Januari 1961, Kilat mewarisi semangat juang dari kakeknya, Nani Wartabone, yang merupakan salah satu pahlawan kemerdekaan Indonesia. Dengan latar belakang keluarga pejuang, Kilat tumbuh menjadi sosok yang berkomitmen untuk melayani masyarakat. Kariernya di dunia pemerintahan dimulai ketika ia menjabat sebagai Wakil Bupati Bone Bolango, di mana ia berkesempatan untuk mendampingi Bupati Ismet Mile pada periode 2005 hingga 2010, dan kemudian Bupati Hamim Pou selama dua periode, yaitu 2013–2015 dan 2016–2021.
Setelah purnatugas dari jabatan eksekutif, Kilat tidak mundur dari dunia politik. Ia tetap aktif berkontribusi dalam pemilihan kepala daerah di Gorontalo, memberikan dukungan kepada calon-calon yang dianggapnya mampu melanjutkan pembangunan daerah. Pada tahun 2021, beliau juga pernah mengajukan permohonan sengketa terkait Pemilu ke Mahkamah Konstitusi, menunjukkan komitmennya terhadap demokrasi dan keadilan.
Berita berpulangnya beliau mengejutkan banyak pihak. Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, mencerminkan rasa kehilangan yang mendalam atas sosok yang telah berjuang untuk masyarakat. “Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” demikian harapan yang disampaikan oleh banyak orang.
Kilat Wartabone dikenang bukan hanya sebagai seorang politisi, tetapi juga sebagai seorang pemimpin yang peduli terhadap rakyat. (Putra/Gopos)








