GOPOS.ID, GORONTALO – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo, Heriyanto mengungkap kondisi terkini 21 korban selamat yang kini telah tiba di Pelabuhan Gorontalo, Selasa Malam (31-3-2026).Â
Haryanto menerangkan Kapal yang berangkat dari Kema Sulawesi Utara menuju Pulau Taliabu di Provinsi Maluku Utara mengalami kerusakan akibat cuaca buruk dan tenggelam pada Senin dini hari.Â
Kapal yang nyaris tenggelam memaksa para anak buah kapal (ABK) untuk menyelamatkan diri dengan menggunakan Rakit.Â
“Kantor SAR Palu bertanggung jawab atas pelaksanaan operasi pencarian dan penyelamatan ini, ” ujarnya diwawancarai.Â
Para Korban ditemukan sekitar pukul Selasa 8 pagi setelah mengapung di laut selama 13 jam. Awalnya, total korban yang dilaporkan adalah 27 orang, namun setelah pengecekan, diketahui bahwa 6 orang tidak ikut dan hanya 21 orang yang menjadi korban.Â
“Enam orang tersebut merayakan hari raya ketupat di Taliabu, ” Tegasnya.
Terakhir kata dia Semua korban berasal dari Kema, Sulawesi Utara, dan kondisi fisik mereka sementara ini dalam keadaan sehat, kecuali satu kapten kapal yang mengalami pembengkakan pada kaki kemungkinan akibat pengaruh dingin.Â
“Korban telah ditangani oleh pihak karantina kesehatan pelabuhan dan akan dijemput oleh perusahaan dari Manado untuk dibawa ke sana, ” tandasnya. (Putra/Gopos)Â








