GOPOS.ID, GORONTALO – Pada Senin pagi, sekitar jam 4 dini hari, kapal nelayan Nazila 05 mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kapal tenggelam. Kapal nelayan yang mengangkut ikan itu tenggelam usai diduga mengalami patah haluan karena cuaca buruk. Akibatnya 21 ABK harus terombang-ambing sebelum diselamatkan.
Menurut pengakuan salah satu korban selamat, Rizal Marcus yang mengetahui terlebih dahulu kondisi kapal rusak ialah kapten kapal.
Setelah itu ia segera menginstruksikan para anak buah kapal (ABK) untuk menguras air yang masuk ke dalam kapal.Â
Meskipun mereka telah berusaha selama lebih dari satu jam, usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
“Situasi panik, beberapa barang penting seperti tas berhasil diselamatkan, dan pelampung telah disediakan untuk membantu keselamatan ABK,” ujarnya.
Beberapa anggota ABK berusaha menyelamatkan diri dengan menghubungi keluarga mereka dan berkomunikasi dengan pihak berwenang.
Selain itu, satu sekoci digunakan untuk evakuasi, namun sayangnya satu sekoci lainnya mengalami kerusakan. Selain itu, gabus juga digunakan sebagai alat bantu untuk menyelamatkan diri.Â
“Dalam upaya penyelamatan, pihak ABK berkomunikasi dengan tim SAR yang sedang beroperasi, ” kata Rizal Marcus.Â
Selama 13 jam, para ABK terjebak di tengah cuaca buruk dengan ombak yang tinggi. Mereka terpaksa berdiri di sekoci, sementara beberapa di antaranya duduk untuk mempertahankan keseimbangan.Â
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di laut dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. (Putra/Gopos)Â








