GOPOS.ID, JEMBER – Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi melantik Achmad Imam Fauzi sebagai Penjabat Sekretaris Daerah, Selasa (12/5/2026). Prosesi berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha.
Pelantikan dihadiri Forkopimda, kepala OPD, hingga seluruh camat se-Kabupaten Jember. Achmad Imam Fauzi menggantikan Akhmad Helmi Luqman yang sedang menunaikan ibadah haji.
Dalam sambutannya, Gus Fawait meminta birokrasi tetap solid menjaga stabilitas pemerintahan. Menurutnya, situasi kondusif menjadi modal penting mempercepat pembangunan daerah.
“Jember tetap kondusif sejak awal kepemimpinan kami. Semua sekda sebelumnya ikut menjaga stabilitas pemerintahan,” ujar Muhammad Fawait.
Ia juga menyinggung capaian Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jember yang disebut telah menembus Rp1 triliun. Capaian itu diminta terus ditingkatkan seluruh perangkat daerah.
Menurutnya, pembangunan harus dibarengi perencanaan matang agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administrasi pada masa mendatang.
“Percepatan pembangunan penting, tetapi proses perencanaannya wajib teliti dan sesuai aturan,” katanya.
Gus Fawait mengingatkan kepala OPD dan camat memahami detail penyusunan anggaran. Ia tidak ingin seluruh proses hanya dibebankan kepada staf atau bawahan.
Selain pembangunan daerah, Pemkab Jember juga diminta aktif mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto, termasuk pengentasan sampah dan Koperasi Desa Merah Putih.
“Kalau program nasional berhasil, daerah juga ikut berhasil. Semua harus mendukung pemerintah pusat,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menyoroti hasil verifikasi data kemiskinan. Dari proses verval, ditemukan puluhan ribu warga meninggal belum tercatat administrasi kependudukannya.
Ia menyebut persoalan tersebut berdampak terhadap ketepatan penyaluran bantuan sosial. Karena itu, camat diminta aktif memperbarui data kependudukan di wilayah masing-masing.
“Ada warga meninggal belum memiliki akta kematian. Dampaknya besar terhadap program bantuan pemerintah,” ungkapnya.
Pemkab Jember berencana melanjutkan verifikasi data hingga desil berikutnya. Proses itu nantinya melibatkan ASN, TNI, dan Polri agar data penerima bantuan lebih akurat.
Pelantikan Achmad Imam Fauzi diharapkan memperkuat koordinasi birokrasi sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Jember.(kur)








