GOPOS.ID, JEMBER – Pendopo Wahyawibawagraha Jember dipenuhi ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), Jumat (9/1/2026). Mereka mengikuti pengarahan Penguatan Manajemen ASN oleh Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh.
Kegiatan tersebut digelar secara luring dan daring, melibatkan ASN lintas perangkat daerah. Agenda ini menekankan konsolidasi birokrasi dalam menghadapi tantangan pelayanan publik.
Prof. Zudan menegaskan ASN memiliki posisi strategis sebagai pelaksana kebijakan daerah sekaligus wajah pemerintah di hadapan masyarakat.
“ASN adalah ujung tombak pelayanan publik dan eksekutor kebijakan pemerintah daerah,” ujar Prof. Zudan saat menyampaikan arahannya.
Bupati Jember Muhammad Fawait membuka kegiatan dengan menyoroti transisi kepemimpinan yang berjalan kondusif dan berdampak positif bagi stabilitas birokrasi.
Ia menilai kesinambungan tata kelola pemerintahan sangat menentukan keberhasilan pembangunan dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
“Kami sangat terbantu oleh BKN, khususnya dalam pelantikan pejabat sesuai SOTK baru yang berjalan lancar,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait.
Gus Fawait juga menyinggung karakter Jember sebagai kota pendidikan dengan sumber daya aparatur berlatar belakang akademik yang kuat.
Menurutnya, kualitas ASN tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan inovasi serta meningkatkan mutu layanan publik.
“SDM yang terdidik adalah kekuatan utama Jember untuk melahirkan pelayanan publik yang inovatif dan responsif,” ucapnya.
Ia optimistis, jika manajemen pemerintahan solid dan ASN bergerak kompak, Jember mampu tumbuh sebagai kekuatan ekonomi kawasan timur Jawa.
Keselarasan antar-organisasi perangkat daerah dinilai krusial agar target pembangunan dapat direalisasikan secara efektif dan tepat waktu.
Dalam arahannya, Prof. Zudan menekankan pentingnya pengelolaan ASN yang profesional, adaptif, dan berorientasi kinerja.
Ia memberikan apresiasi khusus terhadap filosofi kepemimpinan Gus Fawait dengan tagline “Semua Karena Cinta” yang dinilai sarat nilai pelayanan.
“Program pemerintah sejatinya lahir dari cinta kepada rakyat, dan itu tercermin dalam visi Pemkab Jember,” tutur Prof. Zudan.
Prof. Zudan juga mengingatkan ASN agar menyelaraskan visi kerja, mulai dari Asta Cita nasional hingga visi gubernur dan bupati.
“ASN harus bergerak dalam satu arah karena merekalah pemegang delegasi kewenangan dan pelaksana anggaran,” tegasnya.
Menutup arahannya, Prof. Zudan mendorong ASN membangun citra positif pemerintah daerah melalui akuntabilitas kinerja dan etika bermedia sosial.
“Bantu bangun legitimasi publik dengan kinerja nyata dan sikap bertanggung jawab, termasuk di media sosial masing-masing,” pungkasnya.(kur)








