GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memadati kawasan pusat Kota Gorontalo dalam kegiatan UMKM Street Food yang digelar di sepanjang Jalan Sultan Hasanuddin hingga Jalan Prof. Dr. H.B. Jassin pada jum’at malam 08/05/2026. Kegiatan yang disebut sebagai street food terbesar pertama di Gorontalo ini sukses menarik perhatian masyarakat yang terlihat antusias mengunjungi berbagai tenant kuliner dan produk lokal sejak petang hingga malam hari.
Area pelaksanaan kegiatan dimulai dari samping rumah dinas Gubernur Gorontalo di Jalan Sultan Hasanuddin dan membentang sampai Jalan Prof. Dr. H.B. Jassin. Beragam jenis makanan, minuman, hingga produk UMKM lainnya ditawarkan kepada pengunjung. Tercatat sekitar 300 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut sehingga menciptakan suasana ramai dan meriah di sepanjang lokasi acara.
Salah satu pelaku UMKM, Fatmawati, pemilik usaha Nasi Kuning Wati, mengaku mengetahui informasi kegiatan tersebut dari sesama pelaku UMKM dan media internet. Ia mengatakan proses pendaftaran dilakukan secara langsung di kantor Wali Kota Gorontalo tanpa dipungut biaya. Menurutnya, kebijakan tersebut sangat membantu para pelaku usaha kecil untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan berskala besar.
Fatmawati juga menyebut event UMKM street food ini menjadi yang terbesar selama digelar di Gorontalo. Ia merasa bersyukur karena pemerintah memberikan kesempatan yang luas bagi seluruh pelaku UMKM tanpa membatasi jumlah peserta. “Alhamdulillah, dengan adanya event ini kami merasa sangat terbantu karena tidak dipungut biaya dan semua UMKM bisa ikut berjualan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar mampu mendukung perkembangan UMKM lokal di Gorontalo. Fatmawati turut menyampaikan apresiasinya kepada Wali Kota Gorontalo atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, UMKM Street Food tidak hanya menjadi ajang promosi usaha, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta mempererat hubungan antara pelaku UMKM dan masyarakat. (Winang-Mg)







