GOPOS.ID, JEMBER – Kabupaten Jember mencatat kemajuan dalam Indeks Daya Saing Daerah 2025. Posisi Jember kini berada di urutan ke-16 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Capaian itu menempatkan Jember di atas Banyuwangi dalam daftar daya saing daerah terbaru yang dirilis berdasarkan pengukuran Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Peningkatan ini menjadi sinyal positif bagi pembangunan daerah, demikian keterangan dalam data Indeks Daya Saing Daerah 2025.
IDSD merupakan instrumen nasional yang digunakan BRIN sejak 2022. Penilaian dilakukan untuk mengukur produktivitas, inovasi, hingga efisiensi pembangunan daerah.

“Pengukuran dilakukan melalui berbagai indikator strategis,” tulis data resmi IDSD yang dipublikasikan BRIN.
Aspek penilaian meliputi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga penguatan ekonomi daerah. Seluruh komponen menjadi dasar menentukan tingkat kemajuan wilayah.
Kabupaten Jember sebelumnya berada di posisi ke-15 dalam rilis IDSD 2024. Meski turun satu tingkat, daya saing daerah dinilai tetap menunjukkan perkembangan.
Pemerintah daerah terus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui peningkatan kualitas pembangunan.
Selain indeks daya saing, kualitas pembangunan manusia di Jember juga mengalami perbaikan. Nilai Indeks Pembangunan Manusia pada 2024 tercatat mencapai 70,93.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan pada sejumlah sektor pelayanan dasar masyarakat. Perbaikan pendidikan dan kesehatan menjadi faktor pendukung kenaikan kualitas hidup warga.
Data lengkap mengenai Indeks Daya Saing Daerah dapat diakses publik melalui dashboard resmi BRIN yang tersedia secara interaktif dan diperbarui berkala.(kur)







