GOPOS.ID, GORONTALO — Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menorehkan langkah penting dalam perjalanan birokrasi daerah dengan melantik 25 pejabat eselon II, Senin (12/1/2026). Dari jumlah tersebut, empat di antaranya adalah perempuan yang dipercaya memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis.
Keempat pejabat perempuan itu adalah Sila Nurainsyah Botutihe sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah; Yana Yanti Suleman sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; Sagita Wartabone sebagai Kepala Dinas Perhubungan; serta Sri Wahyuni Daeng Matona sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP.
Pelantikan ini menjadi simbol komitmen pemerintahan Gusnar Ismail–Idah Syahidah dalam mengarusutamakan kesetaraan gender. Dengan menempatkan perempuan di posisi pengambil keputusan, Pemprov Gorontalo menegaskan birokrasi daerah harus inklusif dan memberi ruang setara bagi semua.
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hj Yeyen Sidiki, S.H., S.E., M.M, mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, kehadiran empat srikandi di jajaran OPD adalah bukti nyata perempuan Gorontalo memiliki kapasitas dan integritas untuk memimpin.
“Kesempatan yang sama bagi perempuan dalam struktur pemerintahan daerah bukan hanya soal representasi, tetapi juga soal kualitas kepemimpinan. Perempuan Gorontalo telah membuktikan diri mampu mengemban amanah di posisi strategis,” ujar Srikandi Partai Golkar ini.
Ia menekankan, keterlibatan perempuan di level pengambil kebijakan akan membawa perspektif baru dalam tata kelola pemerintahan. Perempuan, kata Yeyen, cenderung memiliki sensitivitas sosial yang tinggi serta kemampuan membangun komunikasi yang inklusif. Hal-hal tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.
Yeyen Sidiki menilai, langkah ini akan memberi inspirasi bagi generasi muda perempuan Gorontalo. “Ketika perempuan melihat ada figur-figur yang berhasil menembus posisi strategis, mereka akan lebih percaya diri untuk meniti karier di pemerintahan maupun sektor lain,” kata Anggota Komisi I Deprov Gorontalo ini.
Yeyen Sidiki berharap komitmen terhadap kesetaraan gender terus dijaga, sehingga perempuan benar-benar menjadi bagian dari pengambil keputusan yang menentukan arah pembangunan daerah Gorontalo.(hasan/gopos)








