GOPOS.ID, GORONTALO – Malang nian nasib yang menimpa YN (33). Lelaki lajang ini harus meregang nyawa usai menjadi korban pengeroyokan yang terjadi di Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, baru-baru ini, Jumat (31/7/2026).
Ironisnya, terduga pelaku pengeroyokan merupakan anak-anak yang masih di bawah umur.
“Kejadian penganiayaan terjadi pada malam tanggal 31 Juli, korban ditemukan oleh IM (saksi) pada tanggal 1 Agustus jam 7 pagi dan meninggal dunia pada hari itu juga jam 8 malam,” kata Kasi Humas Polres Gorontalo, Iptu Wawan Suryawan kepada Gopos.id, Senin (3/8/2026).
Peristiwa itu bermula ketika korban YN diduga hendak mengintip rumah salah satu perempuan berinisial NA yang tinggal di desa itu. Secara tidak sengaja tindakan YN dilihat oleh salah seorang terduga pelaku.
YN pun langsung didatangi oleh RN, AJ, PA dan AS untuk menegur korban. Tak sempat banyak bicara, YN kemudian melarikan diri sehingga dikejar oleh AJ, PA dan AS.
Di saat kejar mengejar itulah PA melayangkan pukulan ke arah korban menggunakan kayu yang membuat korban langsung tersungkur.
“Selanjutnya, terduga pelaku AK juga melayangkan pukulan di bagian bokong korban,” kata sambung Wawan.
Setelah kejadian itu, semua terduga pelaku meninggalkan korban sendirian yang sudah tersungkur tidak sadarkan diri.
Keesokkan harinya, korban YN ditemukan oleh IM yang hendak buang air. Saat itu YN masih dalam keadaan tidak sadarkan diri di tepi pantai.
Oleh IM, korban YN pun langsung dibawa ke rumahnya dan masih sempat mendapatkan perawatan.
“Malamnya, YN meninggal dunia pada pukul 20.00 Wita,” ucap Wawan.
Saat ini, pihak kepolisian sudah mengamankan sejumlah terduga pelaku dan tengah dilakukan pemeriksaan mendalam.
Iptu Wawan juga mengatakan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk keperluan pemeriksaan.(Abin/Gopos)








