GOPOS.ID, MARISA — Dimulainya produksi perdana Pani Gold Mine pada awal 2026 menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan Grup Merdeka yang kini memasuki usia ke-14 tahun.
Pani Gold Mine yang berada di bawah naungan PT Merdeka Gold Resources Tbk menjadi bagian dari ekspansi bisnis Grup Merdeka sekaligus menandai masuknya proyek tambang emas tersebut ke tahapan produksi.
Perjalanan Grup Merdeka dimulai pada 2012 melalui PT Merdeka Serasi Jaya. Nama perusahaan kemudian berubah menjadi PT Merdeka Copper Gold pada 2014 dan resmi menjadi perusahaan publik dengan kode saham MDKA pada 2015.
Selama perjalanan tersebut, Grup Merdeka mengembangkan bisnis pertambangan dan mineral dengan menekankan penerapan praktik pertambangan yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, pengelolaan lingkungan, serta hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Dalam rangkaian ekspansi tersebut, Pani Gold Mine menjadi salah satu proyek yang kini memasuki fase produksi.
Dengan produksi perdana yang telah dimulai pada 2026, Pani Gold Mine memasuki babak baru yang tidak hanya berkaitan dengan operasional perusahaan, tetapi juga dengan kontribusinya terhadap aktivitas ekonomi di Pohuwato dan Gorontalo.
Momentum tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan 14 tahun Grup Merdeka yang diperingati pada 17 September 2026 melalui perayaan bertema Build Our Future. Kegiatan yang berpusat di Head Office Jakarta itu diikuti secara virtual oleh seluruh wilayah operasional Grup Merdeka, termasuk jajaran manajemen dan karyawan Pani Gold Mine.
Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, Albert Saputro, mengatakan pertumbuhan perusahaan tidak semata-mata diukur melalui pencapaian bisnis, tetapi juga dari manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat dan karyawan.
“Kami ingin merealisasikan seluruh potensi yang ada untuk terus bertumbuh menjadi perusahaan tambang terdiversifikasi terbesar di Indonesia. Bagi kami, pertumbuhan tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari bagaimana setiap perkembangan yang kami capai dapat memberikan manfaat nyata dan dapat dinikmati bersama, baik oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional maupun seluruh karyawan Merdeka,” ujar Albert
Bagi Pani Gold Mine, produksi perdana pada 2026 menjadi fase penting setelah melalui rangkaian pengembangan proyek. Kehadiran operasi tambang emas tersebut juga memperkuat posisi Grup Merdeka dalam mengembangkan portofolio bisnis pertambangan dan mineral di Indonesia.
Di tingkat daerah, aktivitas Pani Gold Mine turut membawa dimensi baru bagi perkembangan sektor pertambangan di Kabupaten Pohuwato dan Provinsi Gorontalo, seiring masuknya proyek ke tahap produksi.
Pertumbuhan Grup Merdeka sendiri berlangsung melalui pengembangan berbagai lini bisnis. Presiden Direktur Merdeka Battery Materials, Teddy Oetomo, mengatakan perkembangan perusahaan dalam satu dekade terakhir menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
“We are breaking the norm. Sejak Januari 2016 dari titik nol hingga mencapai kapasitas jutaan ton saat ini, perusahaan terus menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa,” kata Teddy.
Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia Merdeka Copper Gold, Titien Supeno, menekankan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak terlepas dari kontribusi seluruh pekerja di berbagai lini operasional.
“Mulai dari operator, mekanik, hingga kru katering, semua elemen di perusahaan dinilai sangat berharga,” tutup Titien (Adv-Yusuf/Gopos)








