GOPOS.ID, GORONTALO – Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo akan melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan Produktif (KKLP) Tahun 2026 di sembilan kecamatan yang berada di wilayah Kota Gorontalo.
Adapun kecamatan yang menjadi lokasi pelaksanaan KKLP yakni Kecamatan Kota Barat, Dungingi, Kota Selatan, Kota Tengah, Kota Timur, Kota Utara, Sipatana, Dumbo Raya, dan Hulonthalangi.
KKLP tahun ini akan melibatkan mahasiswa dari enam program studi, yakni Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Administrasi Bisnis, Teknik Sipil, Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), serta Hukum Bisnis.
Ketua Panitia KKLP Apdul gandi igirisa S.AP., M.Si menjelaskan, pelibatan berbagai disiplin ilmu tersebut bertujuan untuk menghadirkan program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah penempatan.
“Output yang diharapkan dari kegiatan KKLP ini antara lain terlaksananya program kerja mahasiswa yang berbasis kebutuhan masyarakat dan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan, serta terjalinnya kerja sama antara universitas dengan pemerintah dan masyarakat setempat,” ujar Apdul gandi.
Selain itu, kegiatan KKLP juga ditargetkan menghasilkan laporan dan publikasi hasil pengabdian yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan program serupa di masa mendatang.
“Melalui kegiatan ini diharapkan pula terbentuk model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah,” tambahnya.
Sementara itu, pelaksanaan Coaching KKLP dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 21 Juni 2026. Selanjutnya mahasiswa akan diterjunkan ke lokasi penempatan mulai 23 Juni hingga 21 Agustus 2026.
Terkait pembiayaan, pihak universitas menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan KKLP telah diatur sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat maupun pemerintah daerah di lokasi penempatan tidak dibebankan biaya apa pun selama kegiatan berlangsung.
“Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman belajar lapangan yang mendukung pengembangan kompetensi akademik, profesional, dan sosial,” tutupnya. (Rama/Gopos)








