GOPOS.ID, GORONTALO– Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) memperingati hari ulang tahunnya yang ke-5 melalui kegiatan refleksi yang dilaksanakan pada Minggu, 5 April 2026. Momentum ini menjadi ajang evaluasi perjalanan institusi sekaligus peneguhan arah strategis UNBITA dalam memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat di tengah dinamika perkembangan zaman.
Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa lima tahun perjalanan UNBITA merupakan fase penting dalam membangun fondasi kelembagaan yang kuat dan berorientasi pada mutu.
“Lima tahun ini adalah fase pembentukan jati diri institusi. Kita telah melewati berbagai tantangan dan capaian, dan saat ini UNBITA berada pada titik untuk melakukan lompatan menuju kampus yang unggul dan berdampak,” ujar Dr. Ellys Rachman.
Refleksi ulang tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang konsolidasi seluruh unsur civitas akademika untuk mengevaluasi capaian kinerja serta menyusun langkah strategis ke depan. Berbagai aspek menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan jejaring kerja sama.
“Refleksi ini penting agar setiap langkah ke depan didasarkan pada evaluasi yang objektif. Kita ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat,” tegas Dr. Ellys Rachman.
Dalam perjalanannya, UNBITA terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola institusi. Berbagai capaian telah diraih, baik dalam pengembangan program studi, peningkatan akreditasi, maupun perluasan kemitraan strategis dengan berbagai pihak.
“Capaian yang telah diraih bukanlah titik akhir, tetapi pijakan untuk terus berbenah. Kita harus menjaga konsistensi dalam peningkatan mutu agar mampu bersaing di tingkat regional dan nasional,” jelas Dr. Ellys Rachman.
Lebih lanjut, Dr. Ellys Rachman menekankan bahwa tantangan ke depan menuntut perguruan tinggi untuk lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan, termasuk perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
“Perguruan tinggi harus mampu membaca perubahan dan meresponsnya dengan inovasi. UNBITA harus menjadi institusi yang adaptif, tidak hanya mengikuti perkembangan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi,” ujarnya.
Momentum ulang tahun ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kolaborasi antar unsur di lingkungan kampus, baik pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa, dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan berdaya saing.
“Kemajuan institusi tidak dapat dicapai secara individu. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama untuk mewujudkan UNBITA sebagai kampus yang unggul,” ungkap Dr. Ellys Rachman.
Menutup refleksi lima tahun UNBITA, Dr. Ellys Rachman mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan momentum ini sebagai titik awal penguatan komitmen dalam meningkatkan kualitas dan kontribusi institusi.
“Mari kita jadikan lima tahun ini sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, UNBITA akan terus tumbuh menjadi institusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Rama/Gopos)








