GOPOS.ID, JAKARTA – Pembangunan Kantor Bupati Pohuwato dipastikan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 43 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Pohuwato melakukan koordinasi langsung ke kementerian terkait di awal tahun.
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyampaikan sangat berterimakasih atas perhatian Kementerian PU terhadap Kabupaten Pohuwato, khususnya terkait alokasi anggaran pembangunan Kantor Bupati sebesar Rp 43 Miliar.
Ia mengungkapkan meskipun terjadi efisiensi anggaran akibat penanganan bencana banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, anggaran pembangunan kantor bupati tersebut tetap dipertahankan dan tidak mengalami pengurangan.
“Pembangunan kantor bupati sangat penting, dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” ujar Saipul, Selasa (13/01/2026).
Selain pembangunan kantor bupati, Pemkab Pohuwato juga memperoleh dukungan anggaran untuk optimalisasi IPA SPAM Randangan, melayani kebutuhan air bersih Bandar Udara Panua Pohuwato serta masyarakat Desa Motolohu, Desa Imbodu, Desa Omayuwa, dan Desa Siduwonge.
“Saat ini pelayanan air bersih di wilayah Randanhan masih terbatas akibat menurunnya kapasitas IPA Randangan. Dengan adanya optimalisasi ini, kami berharap pelayanan air bersih ke depan dapat teratasi dengan baik dan lebih maksimal,” ungkap Saipul
Dalam kesempatan itu juga Saipul menegaskan urgensi pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), sebagai prasarana penting seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya migrasi tenaga kerja akibat investasi pertambangan di Pohuwato.
“Kami juga meminta agar anggaran pembangunan IPLT sebesar Rp14,5 miliar, termasuk pengadaan armada truk tinja, tidak mengalami efisiensi,” tutup Saipul (Yusuf/Gopos)








