GOPOS.ID, MARISA – Peringatan Hari Perpustakaan Nasional ke-46 tingkat Kabupaten Pohuwato menjadi momentum bagi pemerintah daerah, untuk memperkuat budaya literasi di kalangan Aparatur Sipil Negara dan masyarakat. Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Pohuwato, Senin (18/05/2026).
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyampaikan dua momentum nasional diperingati secara bersamaan tahun ini. Untuk Hari Perpustakaan Nasional, tema yang diangkat adalah “Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa”.
Menurut Saipul, tema tersebut mengingatkan pentingnya menjaga dan memanfaatkan khazanah ilmu pengetahuan serta peradaban bangsa. Ia menekankan warisan pengetahuan dari masa lalu harus terus digunakan untuk mencari solusi atas persoalan bangsa ke depan.
“Tema ini mengingatkan kita semua, khususnya para insan perpustakaan dan seluruh pemangku kepentingan, akan pentingnya merawat dan memanfaatkan warisan ilmu pengetahuan bangsa,” ujar Saipul.
Ia menambahkan, perpustakaan memiliki peran ganda. Selain sebagai penjaga warisan budaya dan sejarah, perpustakaan juga menjadi pendorong perubahan sosial melalui akses dan pemanfaatan pengetahuan yang berkelanjutan. Karena itu, pembangunan kecakapan literasi disebutnya sebagai tanggung jawab bersama untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Dalam kesempatan yang sama, Saipul juga menyinggung Hari Kearsipan Nasional ke-55. Ia menegaskan bahwa arsip bukan sekadar rekaman masa lalu, melainkan aset strategis nasional yang fundamental bagi pembangunan.
“Arsip memiliki peran penting sebagai penjaga memori kolektif bangsa yang menjamin validitas data dan informasi, keberlanjutan nilai, serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan,” jelas Saipul
Arsip yang dikelola secara autentik, terpercaya, dan terintegrasi, lanjutnya, menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan, pencerdasan kehidupan bangsa, hingga penguatan inovasi pelayanan publik.
“Saya berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato, semakin meningkatkan budaya literasi dan tertib arsip demi mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, profesional, dan akuntabel,” tutup Saipul (Yusuf/Gopos)








