No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

La Ode Haimudin Soroti SPMB dan Pembangunan Sekolah: Pemerataan Pendidikan Jadi Prioritas

Ishak Noho by Ishak Noho
Senin 26 Mei 2025
in Deprov Gorontalo
0
La Ode Haimudin
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Hi. La Ode Haimudin, menyoroti berbagai persoalan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 dan meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh. Menurutnya, persoalan pemerataan pendidikan dan efektivitas pembangunan sekolah harus menjadi fokus utama dalam kebijakan pendidikan ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan La Ode dalam rapat kerja Komisi IV DPRD bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Senin (26/5/2025).

Ia menilai sistem SPMB saat ini yang berbasis domisili tidak jauh berbeda dengan sistem zonasi sebelumnya. Bedanya, sistem baru ini mencakup wilayah yang lebih luas dan menerapkan verifikasi dokumen domisili yang lebih ketat.

“Peran Disdukcapil sangat menentukan. Mereka harus memastikan bahwa calon siswa memang benar-benar berdomisili di wilayah yang didaftarkan, minimal dua tahun. Kalau hanya pinjam alamat, tetap bisa, tapi nilainya kecil,” ungkap La Ode.

Ia juga menyoroti membludaknya jumlah pendaftar di sekolah-sekolah unggulan seperti SMA Negeri 1 Gorontalo, SMA Negeri 3, serta sekolah di wilayah Kabila, Limboto, Marisa, Kwandang, dan Tibawa. Kondisi ini terjadi meskipun masih tersedia kuota dari jalur afirmasi, mutasi, dan terutama jalur prestasi yang bisa mencapai 30 persen.

Baca Juga :  Deprov Gorontalo: Bantuan Rp2,825 Miliar Bukti Sinergi untuk IKM

“Sistem penilaian prestasi perlu direvisi. Tidak bisa hanya berdasarkan angka tinggi seperti 90 ke atas. Banyak siswa ranking satu di sekolahnya belum tentu bisa mencapai nilai itu. Penilaian harus proporsional berdasarkan peringkat di masing-masing sekolah,” jelasnya.

La Ode juga mengkritisi ketidakseimbangan antara jumlah lulusan SMP dan kapasitas daya tampung SMA/SMK di Provinsi Gorontalo. Dengan daya tampung mencapai 24.000 siswa dan lulusan hanya sekitar 15.000, banyak sekolah akhirnya kekurangan peserta didik.

“Ini pertanda bahwa pembangunan sekolah belum direncanakan secara matang. Beberapa sekolah yang dibangun justru kekurangan murid, dan ironisnya, guru yang mengajar sebagian besar masih berstatus honorer,” ujarnya.

Ia pun mengusulkan agar pemerintah daerah tak segan mengevaluasi, bahkan bila perlu menutup sekolah yang tidak efektif. Namun, ia menekankan bahwa setiap keputusan harus diiringi solusi konkret, seperti pembangunan sekolah berasrama untuk daerah-daerah terpencil.

Baca Juga :  Deprov Gorontalo Dukung Penuh Penyelenggaraan Pilkada di 2024

“Kalau memang harus tutup, jangan asal tutup. Harus ada solusi untuk anak-anak. Bangun sekolah boarding school di daerah terpencil dengan sistem seleksi yang ketat,” tegas La Ode.

Isu distribusi tenaga pendidik juga menjadi perhatian. Ia menyebut guru-guru berkualitas dan calon kepala sekolah masih terkonsentrasi di kota-kota besar seperti Gorontalo, Limboto, dan Boalemo.

“Kita harus berani mendistribusikan guru-guru terbaik ke daerah-daerah. Tapi tentu harus ada insentif, misalnya tunjangan untuk wilayah terpencil,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, La Ode meyakini kualitas pendidikan di sekolah-sekolah non-favorit akan meningkat dan kesenjangan antar wilayah dapat ditekan.

“Jangan hanya sekolah favorit yang terus dijaga kualitasnya. Sekolah lainnya juga harus diperhatikan, baik dari segi tenaga pendidik maupun infrastruktur,” pungkasnya. (isno/gopos)

Tags: Deprov GorontaloLa Ode Haimuddin
Previous Post

Zonasi SPMB Dinilai Tak Sesuai Konwil, Gustam Ismail Desak Evaluasi Sistem di Ponelo Kepulauan

Next Post

Reses DPRD Gorontalo Diundur ke Akhir Juni, Banmus Tetapkan Jadwal Baru 

Related Posts

Deprov Gorontalo

Wakil Ketua DPRD Gorontalo Luncurkan JDIH PERSADA: Inovasi Digital Harus Jadi Aset Kelembagaan

Jumat 30 Oktober 2026
Deprov Gorontalo

Umar Karim Soroti Legalitas Tambang CBM, Izin Kawasan Hutan Dipertanyakan

Senin 26 Oktober 2026
Deprov Gorontalo

Dari Surabaya, Ridwan Monoarfa Serukan Kebangkitan Ekonomi Umat Gorontalo

Minggu 18 Oktober 2026
Deprov Gorontalo

Sekretaris DPRD Gorontalo Soroti Penganggaran, Minta Kejelasan Nomenklatur Program di SIPD

Sabtu 17 Oktober 2026
Deprov Gorontalo

Belajar ke Jawa Timur, Komisi II DPRD Gorontalo Dorong Penguatan Industri Pakan

Jumat 16 Oktober 2026
Deprov Gorontalo

Aleg Komisi II Deprov Pantau Bantuan IKM, Pastikan Mesin Jahit Produktif

Kamis 15 Oktober 2026
Next Post
Hi. La Ode Haimudin

Reses DPRD Gorontalo Diundur ke Akhir Juni, Banmus Tetapkan Jadwal Baru 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kejati Tahan Eks Pj Gubernur Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Santriwati Meninggal Tenggelam, Keluarga Polisikan Pimpinan Ponpes Hubulo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Perintah” Eks Pj Gubernur ke Syukri Botutihe Proyek Video Wall Kini Didalami Kejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Karyawan PT GM saat Demo Penambang: Dikejar, Barang Berharga Hilang 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masa Aksi Penambang Suwawa Diduga Jarah Gudang Logistik PT GM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.