No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

73 Tahun HMI : [Kembali] Membaca HMI

Admin by Admin
Rabu 5 Februari 2020
in Perspektif
0
64
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Oleh – Syam Rizal Abbas
HMI Cabang Gorontalo.

“….Larilah kawanku, ke dalam kesendirianku! Kulihat kau jadi tuli oleh suara riuh orang-orang besar dan tersengat oleh orang-orang kecil. Hutan dan karang tahu benar bagaimana jadi membisu bersamamu. Jika engkau seperti pohon kembali, pohon yang bercabang lebar yang kau cintai: dengan tenang dan sepenuh hati menjulurkan dirinya ke laut. Di mana kesendirian berhenti, pasar pun mulai; dan di mana pasar mulai, mulai pulalah riuh dan rendah para aktor besar dan desau kerumun lalat beracun….”

Pengantar di atas adalah salah satu torehan Nietzsche dalam karya agungnya tentang “Also Sprach Zurathustra”.

Terdapat kerangka logis yang mengendap dalam puzle tulisannya tersebut. Setidaknya, tentang ilustrasi metaforik yang mengesankan; tentang model sebuah “pasar” —ditafsirkan sebagai lembaga atau perkumpulan (atau HMI?)— yang merupakan tempat di mana kesendirian sebenarnya hadir: perjumpaan sementara dan hanya berlangsung di permukaan, kebersamaan semu, pertemuan antara “penjual” dan “pembeli” yang masing-masing hanya memikirkan bagaimana kebutuhan sendiri bisa terpenuhi!

Di dalamnya, kita mesti menilik tentang “aktor besar” yang tengah gaduh, serta “lalat-lalat beracun” terus berisik. Atau, —Meminjam bahasa Goenawan Muhamad— sebagai tempat “badut-badut yang khidmat”, di mana hadir “sang aktor” yang dilingkupi orang banyak, dengan keyakinan yang terus berganti.

Dan, “sang aktor” menihilkan kata-kata yang lirih: “kebenaran yang hanya menyusup ke kuping yang peka, ia sebut dusta dan bukan sesuatu yang apa-apa!”.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, Bupati Minta HMI MPO Berdiri di Kabupaten Gorontalo

Di tempat ini, merentang arena kegaduhan: tentang “orang besar” yang lihai berseni peran menjadi teramat penting. Sementara, “orang kecil” menjadi begitu pencemburu, akibat kemandirian yang terus digerogoti oleh “orang besar” — sang empunya kemegahan.

Di sini, “kebenaran” begitu fleksibel: menyusut ke level yang rendah, mengejawantah hanya pada soal “iya atau tidak”. Penemuan tentang “nilai baru” terus tergusur. Dan, secara riskan, ia hanya menjadi semacam metafora yang menyesakkan, persis seperti kondisi HMI kita, hari ini.

Secara tragis, kita menyaksikan tentang kerumunan “kebersamaan manusia” yang diikat oleh temali ideologis —hijau hitam— yang sama, nyatanya telah longgar dan nyaris putus. Meski tak semuanya, namun, Identitas kader sebagai “nilai tanda”, kini telah bergeser dan berganti menjadi “nilai tukar”!

Moralitas Himpunan yang agung dan megah, kini nyaris luntur, dan bertukar dengan —meminjam istilah Nietzsche– moralitas “kawanan” yang tumbuh hanya dari rasa kecemasan tentang memperoleh, menghitung, mengendalikan dan dikendalikan.

Secara perih, kita menyaksikan, komunitas Himpunan yang terbangun atas nilai-nilai ideologis yang begitu fundamental, kini telah retak dan membentuk patahan-patahan yang mengerikan. Aroma tragis tentang dualisme yang berbuntut panjang, serta tak berpenghujung dan berkesudahan, telah menguar ke seantero negeri.

Baca Juga :  Wali Kota Gorontalo Berharap KAHMI-HMI Terus Hidupkan Tradisi Diskusi

Kita terbelah menjadi “kau dan mereka”, sebagai symbol “memasarkan diri” dan “mendapatkan hasil”; yang membuat segala “gerak akrobatik-politis” dimungkinkan, demi membarternya dengan “roti kekuasaan” —bak di pasar-pasar di mana terdapat lalat beracun dan para pembual.

Dalam keadaan itu, kita tak boleh memperoleh apapun secara “gratis”. Sebab, hubungan dan interaksi hanya dimaknai sebagai wadah “eksploitasi”, dan pengabdian selalu dikonversi menjadi “alat tukar” dan “upah”! Proses inilah yang melahirkan “buruh intelektual” yang menularkan spirit “beracun” dan membahayakan sirkulasi kader dan kepemimpinan di tubuh Himpunan kita!

Namun, melampaui itu, sebagaimana ungakapan Sayyidina Ali Bin Abi Thalib: “Maqom tertinggi dari kearifan dan kebijaksanaan dalam melihat sesuatu persoalan dengan cara memaklumi”.
Masih ada hari esok sebagai ruang ijtihad dan ikhtiar, demi menata dan membenahi Himpunan kita.

Terakhir, —meminjam bahasa (Kanda) Lukman Hakiem— Jika banyak para kader HMI acapkali mengumandangkan salah satu kalimat dari Hymne HMI: ‘‘yakin, usaha, sampai”— disingkat “YAKUSA” — maka seperti tertulis juga dalam hymne HMI, bahwa syarat untuk “YAKUSA”, mestilah turut Qur’an dan Hadits (sebagai) jalan keselamatan.

Dan, atas dasar ini, kita boleh optimis terhadap masa depan Himpunan: sebagai modal besar bagi ummat dan bangsa, kelak!!!

****

Selamat Milad Himpunan! Tetaplah Jaya, Sentosa dan Bahagia!

Tags: HMIMilad HMIPerspektif
Previous Post

Kapolres Pohuwato Sebut Kepemimpinan SYAH Merakyat

Next Post

Kades Harus Mampu Mengelola BUMDes

Related Posts

Perspektif

Ketika Benteng Pemberantasan Korupsi Ikut Diguncang, Siapa yang Menjaga Kepercayaan Publik?

Sabtu 11 Juli 2026
Perspektif

Evaluasi POLRI: Hentikan Abuse of Power dan Stop Tindakan Represif Oknum Polisi Terhadap Rakyat

Selasa 30 Juni 2026
Irwan Bempah saat menghadiri Penas Petani dan Nelayan Gorontalo
Perspektif

PENAS XVII Gorontalo : Lahirnya Gagasan Besar untuk Pertanian Indonesia

Kamis 25 Juni 2026
Perspektif

Alarm Revolusi: Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Saatnya Kita Semua Mengambil Sikap Tegas

Kamis 11 Juni 2026
Perspektif

Pancasila 1 Juni: Warisi Apinya, Bukan Abunya

Senin 1 Juni 2026
Perspektif

DPC GMNI Jakarta Timur Hadir Membuka Bantuan Hukum untuk Kaum Marhaen dan Kaum Marjinal

Kamis 28 Mei 2026
Next Post

Kades Harus Mampu Mengelola BUMDes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Eks Kadis Kominfo Gorontalo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Command Center 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Jalan Irigasi di Pinogu Rp3,3 Miliar, Kejari Bone Bolango Tahan Tiga Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Kadis Kominfo Datangi Kejati Gorontalo, Penyidikan Korupsi Command Center Terus Bergulir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Tahan Tiga Tersangka Korupsi Command Center Diskominfo Gorontalo, Kerugian Capai Rp1,3 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cabuli Staf Desa, Oknum Mantan Kades di Pohuwato Ditahan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.