GOPOS.ID, GORONTALO – Penyayi dan penulis lagu, Yura Yunita, akan tampil meramaikan Hulonthalo Art and Craft Festival (Harfest) 2026 di Grand Place Convention Center (GPCC). Pelantun tembang “Jalan Pulang” ini akan tampil pada penutupan Harfest 2026, Ahad (13/9/2026) malam.
Untuk bisa menikmati penampilan penyanyi Yura Yunita sangat mudah. Tiket masuk dapat diperoleh dengan membeli produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ditampilkan di Harfest 2026 senilai Rp350 ribu untuk satu tiket masuk.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, Ciptoning Suryo Condro, mengungkapkan penjualan tiket konser Yura Yunita pada Harfest 2026 semuanya ditujukan untuk menggerakkan transaksi UMKM. Pihak penyelenggara, dalam hal ini Kantor Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, tidak mengambil keuntungan satu rupiah dari penjualan tiket konser Yura Yunita.
“Ketika yang menonton membeli tiket masuk maka uangnya kembali ke UMKM. Jadi BI selaku penyelenggara tidak mengambil keuntungan, semuanya kembali ke UMKM,” ungkap Ciptoning didampingi didampingi Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana, Analis Fungsi Pelaksanaan dan Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif, dan Syariah (FPPUKIS) BI Gorontalo, Tisna Faisal Ayatullah, serta Kepala Seksi Kehumasan BI Provinsi Gorontalo, Hatfan Hizriyan Syaidan.
Menurut Ciptoning, antusiasme masyarakat untuk menyaksikan penampilan Yura Yunita cukup tinggi. Hal itu tidak hanya datang dari warga Gorontalo saja, tetapi dari luar daerah Gorontalo juga berbondong-bondong ingin datang untuk menyaksikan penampilan Yura Yunita. “Kedatangan pengunjung dari luar daerah ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi Gorontalo,” kata Ciptoning.
Sementara itu Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana, mengungkapkan penampilan Yura Yunita merupakan salah satu bagian yang menunjukkan bahwa Harfest 2026 merupakan iven berskala nasional. Yura Yunita dihadirkan untuk menjadi magnet bagi masyarakat di luar Gorontalo untuk datang dan bertransaksi pada Harfest 2026.
“Tidak hanya sebatas pertunjukan musik, tetapi BI mendorong agar tercipta ruang transaksi ekonomi. Masyarakat yang datang membeli produk-produk UMKM, menggunakan transportasi lokal untuk mobilitas, dan kegiatan-kegiatan ekonomi lainnya,” ujar Bambang.
Selain itu, Harfest 2026 juga turut mendatangkan potensial buyer dari nasional. “Melalui HARFEST, kami ingin membuka ruang yang lebih luas agar UMKM dapat meningkatkan kualitas dan inovasi produk, bertemu dengan buyer besar dan konsumen ritel, memperoleh akses pembiayaan, memanfaatkan digitalisasi, serta membangun jejaring usaha yang berkelanjutan,” ujar Bambang.(hasan/gopos)








