GOPOS.ID, GORONTALO – Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Studi Teknik Sipil (S1) untuk Tahun Akademik 2026/2027. Pendaftaran dibuka dalam tiga gelombang dengan berbagai kemudahan, salah satunya gratis biaya pendaftaran.
PMB Teknik Sipil UNBITA berada di bawah Fakultas Teknik dan Ilmu Kesehatan. Untuk Gelombang I, pendaftaran dibuka sejak Desember 2025 hingga 28 Maret 2026. Selanjutnya Gelombang II dibuka pada 1 April–31 Mei 2026, dan Gelombang III berlangsung pada 2 Juni–31 Juli 2026.
Program Studi Teknik Sipil UNBITA menawarkan kurikulum yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pembangunan dan infrastruktur, baik di tingkat daerah maupun nasional. Lulusan diharapkan memiliki kompetensi akademik, keterampilan teknis, serta karakter profesional yang siap bersaing di dunia kerja.
Selain gratis biaya pendaftaran, calon mahasiswa juga memiliki peluang memperoleh berbagai jenis beasiswa, di antaranya Beasiswa Yayasan, Beasiswa Daerah, Beasiswa UKT, serta Beasiswa KIP Kuliah.
Adapun persyaratan pendaftaran meliputi fotokopi Kartu Keluarga, KTP, akta kelahiran, ijazah atau SKL yang telah dilegalisir, surat keterangan kelakuan baik, serta pas foto ukuran 3×4 dan 4×6 masing-masing dua lembar.
Program Studi Teknik Sipil UNBITA juga membuka kesempatan bagi mahasiswa yang ingin kuliah sambil bekerja, dengan jalur pendaftaran reguler, nonreguler, pindahan, dan alih jenjang.
Lulusan Teknik Sipil UNBITA memiliki prospek kerja yang luas, di antaranya sebagai pengawas proyek, konsultan perencanaan, kontraktor, manajer proyek, hingga akademisi atau peneliti.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi http://pmb.unbitago.ac.id. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui layanan PMB di nomor 0822-8620-5154 (Ibu Atrila) atau langsung mendatangi Kampus UNBITA Gorontalo di Jalan Jaksa Agung Soeprapto Nomor 40, Kelurahan Limba U2.
Dengan dibukanya PMB ini, UNBITA Gorontalo berharap dapat mencetak sumber daya manusia unggul di bidang keteknikan yang mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan berkelanjutan. (Rama/Gopos)








