GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Meski tahun anggaran 2026 tidak akan memberikan ruang besar bagi pembangunan daerah, kabar baik datang dari sektor pengendalian banjir. Anggota Komisi III DPRD Kota Gorontalo, Totok Bachtiar, memastikan bahwa Balai Sungai telah mengalokasikan dana sekitar Rp40 miliar untuk penanganan banjir di Kota Gorontalo.
Anggaran tersebut akan difokuskan pada dua kawasan sungai yang menjadi titik rawan:
• Sungai Bulango di Kecamatan Kota Barat dan Dungingi
• Sungai Bone di daerah Dumbo Raya dan Kota Timur
“Balai Sungai sudah menyampaikan secara resmi. Tahun depan ada sekitar Rp40 miliar yang masuk untuk penanganan banjir di dua wilayah aliran sungai itu,” jelas Totok.
Selain itu, Balai Jalan juga siap melakukan peningkatan kualitas jalan di Jalan Agussalim, termasuk pelebaran ruas dan perbaikan sistem drainase.
“Yang dibutuhkan itu bukan hanya jalan yang diperlebar, tapi juga sistem pembuangan air yang benar. Dan itu sudah masuk dalam rencana balai,” ujarnya.
Totok menyebut penanganan banjir harus sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), sehingga program yang dijalankan tidak bersifat parsial.
“Ini bagian dari upaya jangka panjang. Harapannya tahun 2026 bukan hanya rencana, tapi benar-benar terlihat dampaknya di lapangan,” tutupnya. (Rama/Gopos)








