No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Stop Diskriminasi Janda, Mereka Berjuang sebagai Kepala Keluarga

Admin by Admin
Jumat 6 Maret 2020
in Advetorial, Gorontalo, Headline
0
1.9k
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Meningkatnya angka cerai di Gorontalo mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan termasuk mahasiswa.

Berkaitan dengan hal itu, Senat Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengadakan diskusi seputar perceraian yang mengakibatkan tingginya jumlah perempuan tanpa suami alias janda di Gorontalo.

Wakil Dekan I Fakultas Hukum, Dr. Nur Muhammad Kasim mengungkapkan kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan bentuk keterlibatan mahasiswa fakultas hukum dalam menanggapi isu yang ada di Gorontalo.

Melalui diskusi ini menurut Nur Kasim, mahasiswa akan mampu menelaah penyebab perceraian. Sehingga dapat berperan untuk mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga harmonisasi berumah tangga.

“Diharapkan tidak hanya sekadar diskusi. Tapi mahasiswa bisa menjadikan fenomena ini sebagai bahan penelitian ilmiah mereka. Harus diedukasi ke masyarakat betapa pentingnya hubungan harmonis itu,” kata Nur Kasim saat membuka kegiatan, Jumat (6/3/2020) di Halaman Fakultas Hukum, UNG.

Baca Juga :  Idah Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Bongomeme

Sementara itu, diskusi ini menghadirkan narasumber yakni Ketua Pengadilan Agama Gorontalo Mohammad Hafizh Bula, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Gorontalo Syafrudin Baderung, dan Direktur Woman Institute for Research and Empowerment of Gorontalo (WIRE-G) Kusumawaty Matar.

Menurut Ketua Pengadilan Agama Gorontalo Mohammad Hafizh Bula, tingginya angka perceraian alias broken home tidak hanya terjadi di Gorontalo. Tapi juga di Indonesia secara keseluruhan.

Diskusi terkait angka perceraian yang tinggi di Gorontalo oleh mahasiswa Fakultas Hukum UNG. foto muhajir/gopos

“Banyak faktor yang menyebabkan perceraian seperti kriminalitas alias mabuk, judi dan sebagainya. Begitu juga dengan faktor ekonomi,” ungkap Mohammad Hafizh

“Kemudian juga ada KDRT, perselisihan terus menerus, murtad, meninggal salah satu pihak, serta anak yang menikah dini,” ujar Muhammad Hafizh melanjutkan.

Baca juga: Angka Perceraian Tinggi di Gorontalo: Keadilan Suami-Istri Pondasi Keluarga Harmonis

Sementara itu, WIRE-G Kusumawaty Matar menerangkan kehadiran perempuan tanpa suami akibat perceraian bukanlah sebuah ancaman. Tidak boleh ada diskriminasi bagi perempuan tanpa suami.

Baca Juga :  Mabuk Penyebab Utama Para Suami Dicerai Istri

“Mereka adalah perempuan yang sedang berjuang. Mereka menjadi kepala keluarga dari anak-anaknya. Makanya hargai dan muliakanlah para perempuan tanpa suami ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Kusumawaty harus ada perhatian permerintah terhadap perempuan tanpa suami yang menjadi tulang punggung anak-anaknya dalam keluarga.

Diskusi terkait angka perceraian yang tinggi di Gorontalo oleh mahasiswa Fakultas Hukum UNG. foto muhajir/gopos

“Negara harus hadir memberikan program dan memastikan perempuan kepala keluarga mendapatkan penghasilan tetap. Karena sebagian mereka adalah usia produktif. Jika negara tidak memperhatikan hal ini, maka otomatis akan berpengaruh pada tingginya angka penganggur,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk mencegah terjadi perceraian pasca nikah. Kementerian agama melalui Kantor Urusan Agama (KUA) menjadi tempat konsultasi pranikah bagi yang akan melangsungkan pernikahan. (muhajir/gopos)

Tags: Janda GorontaloPerceraian
Previous Post

Nelson Pomalingo Bagikan 9.650 Bibit Ayam untuk Warga Bukit Aren

Next Post

Diskominfo Gorontalo Ajak Masyarakat Berinternet Cerdas

Related Posts

Ilustrasi kantor Kejati Gorontalo.(foto dok Putra/gopos)
Gorontalo

Eks Kadis Kominfo Datangi Kejati Gorontalo, Penyidikan Korupsi Command Center Terus Bergulir

Kamis 23 Juli 2026
Gorontalo

Bulog Gorontalo Perketat Pengawasan, Kenaikan Harga Beras 0,62 Persen Diantisipasi

Rabu 22 Juli 2026
Gorontalo

Syarif Mbuinga Gagas Program “Jaksa Jaga Guru” 

Rabu 22 Juli 2026
Gorontalo

Syarif Mbuinga Fokus Perjuangkan Guru ASN dan Infrastruktur Sekolah

Selasa 21 Juli 2026
Gorontalo

Harapan Ketum BAKORPUS untuk BAKORDA HIPMI PT Gorontalo

Selasa 21 Juli 2026
Tersangka RI selaku KPA dan DZA selaku pelaksana proyek saat diborgol aparat Kejari Bone Bolango.(F. Istimewa)
Gorontalo

Korupsi Jalan Irigasi di Pinogu Rp3,3 Miliar, Kejari Bone Bolango Tahan Tiga Tersangka

Selasa 21 Juli 2026
Next Post

Diskominfo Gorontalo Ajak Masyarakat Berinternet Cerdas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Eks Kadis Kominfo Gorontalo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Command Center 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Jalan Irigasi di Pinogu Rp3,3 Miliar, Kejari Bone Bolango Tahan Tiga Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Kadis Kominfo Datangi Kejati Gorontalo, Penyidikan Korupsi Command Center Terus Bergulir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Tahan Tiga Tersangka Korupsi Command Center Diskominfo Gorontalo, Kerugian Capai Rp1,3 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Korupsi Command Center Diskominfo Gorontalo: Pakai Duit APBD Rp5 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.