GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo resmi menyiapkan sayembara desain Kantor Wali Kota Gorontalo yang akan diluncurkan secara nasional pada 20 Februari 2026. Sayembara ini menjadi langkah awal Pemerintah Kota Gorontalo dalam menghadirkan perencanaan pembangunan kantor pemerintahan yang representatif, fungsional, dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Novi Silangen, mengatakan persiapan sayembara telah melalui berbagai tahapan pembahasan, mulai dari rapat internal organisasi perangkat daerah (OPD), rapat bersama Sekretaris Daerah, hingga pelaporan langsung kepada Wali Kota Gorontalo.
“Rapat terakhir sudah kami laporkan kepada Wali Kota dan akan dilanjutkan ke Kepala Badan Keuangan untuk pembahasan terkait pembiayaan,” ujar Novi, Selasa, 10 Februari 2026.
Ia menjelaskan, sayembara desain Kantor Wali Kota Gorontalo ini terbuka untuk umum dan berskala nasional, dengan tahapan pelaksanaan yang disusun secara ketat sesuai timeline. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 15 Mei 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan satu tahun pemerintahan AIR.
Setelah pemenang ditetapkan, Pemerintah Kota Gorontalo akan melanjutkan ke proses lelang penyusunan Detail Engineering Design (DED) pada Juni hingga Juli 2026. Penyusunan DED ditargetkan selesai pada Oktober 2026, dengan tambahan waktu cadangan sekitar satu bulan apabila terjadi kendala teknis.
“Target kami, DED Kantor Wali Kota Gorontalo bisa rampung tahun ini sehingga tahapan pembangunan dapat disiapkan dengan perencanaan yang matang,” jelasnya.
Novi menambahkan, pemenang Juara 1, khususnya dari kalangan arsitek, akan dilibatkan sebagai tim ahli dalam penyusunan DED agar konsep desain yang dihasilkan dari sayembara dapat berlanjut secara berkesinambungan hingga tahap teknis.
Terkait hadiah, penetapannya mengacu pada perhitungan luas lahan sekitar 1,8 hektar, Koefisien Dasar Bangunan (KDB) Kota Gorontalo sebesar 70 persen, serta estimasi harga bangunan gedung sekitar 5,7. Dari perhitungan tersebut, hadiah Juara 1 ditetapkan sekitar Rp150 juta, Juara 2 maksimal 50 persen dari Juara 1 atau sekitar Rp70 juta, dan Juara 3 minimal 50 persen dari Juara 2 atau sekitar Rp50 juta.
Pemerintah Kota Gorontalo berharap sayembara desain Kantor Wali Kota ini dapat melahirkan konsep bangunan yang mencerminkan identitas daerah, modern, serta mendukung peningkatan pelayanan publik di Kota Gorontalo. (LailaMG/Rama/Gopos)








