GOPOS.ID, KOTAMOBAGU – Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Kotamobagu memastikan kehadirannya tak hanya sebatas imbauan. Pemerintah setempat membentuk Tim Safari Ramadhan yang akan turun langsung ke desa dan kelurahan guna menjaga stabilitas daerah serta memastikan umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tertib.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa Pemkot ingin lebih dekat dengan masyarakat di bulan suci. Lewat program Safari Ramadhan, jajaran pemerintah tidak sekadar melakukan kunjungan seremonial, tetapi membuka ruang dialog untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah.
Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, mengatakan Ramadhan merupakan momentum strategis dalam membangun kekuatan moral dan sosial masyarakat.
“Ramadhan harus menjadi ruang evaluasi diri dan penguat persaudaraan. Pemerintah hadir untuk memastikan suasana tetap kondusif dan masyarakat dapat beribadah dengan tenang,” tegasnya.
Menurutnya, bulan suci tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda tahunan bersifat seremonial. Ia mengajak seluruh warga menyambut Ramadhan dengan kesiapan mental dan spiritual, menjaga disiplin sikap, memperkuat toleransi, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Dalam pelaksanaannya, Tim Safari Ramadhan akan menggelar buka puasa bersama dan shalat tarawih berjamaah di berbagai wilayah. Selain itu, pemerintah juga akan menyampaikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan puasa.
Pemkot turut menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari potensi gangguan kamtibmas. Kolaborasi antara pemerintah dan warga dinilai menjadi kunci utama menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan nyaman.
Melalui program ini, Pemkot Kotamobagu menargetkan Ramadhan 1447 H sebagai momentum penguatan persatuan dan stabilitas daerah. Dengan sinergi yang solid, bulan suci diharapkan membawa ketenangan, keberkahan, sekaligus semangat baru untuk membangun Kotamobagu secara bersama-sama. ***








