GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Gorontalo menunjukkan progres positif di tengah penurunan transfer keuangan daerah. Hingga per 10 November 2025, PAD Kota Gorontalo telah mencapai 83 persen, sementara realisasi retribusi daerah berada di angka 85 persen. Hal ini dibahas dalam rapat badan anggaran bersama TAPD di aula 1 Dekot (Selasa/11/11/2025)
Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Gorontalo, Totok Bachtiar, menyampaikan progres tersebut menjadi landasan optimisme dalam pembahasan lanjutan APBD.
“Alhamdulillah pendapatan kita cukup baik. Ini yang membuat kami optimis hingga akhir Desember target PAD dapat tercapai,” ungkap Totok.
Namun demikian, Kata Totok penyesuaian tetap dilakukan dalam penentuan skala prioritas pembangunan 2026. Di antaranya penanganan sampah, penguatan kegiatan keagamaan, dan pembangunan infrastruktur.
“Pembahasan belum final, masih akan kita evaluasi per OPD untuk menentukan mana yang perlu dikurangi atau ditambah,” tambahnya.
Kata Totok, Banggar juga menyampaikan pentingnya menjamin ketersediaan anggaran untuk pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPPK) dan tenaga PPPK paruh waktu.
“Alhamdulillah, anggaran untuk PPPK sudah terakomodasi,” ucap Totok.
Hingga berita ini terbit, Rapat Banggar masih diskorsing sementara oleh pimpinan rapat dan akan dilanjutkan diwaktu yang telah disepakati.(Rama/Gopos)








