GOPOS.ID, GORONTALO – Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) resmi mengantarkan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 memasuki tahap awal perjalanan akademik melalui rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) hingga pengukuhan mahasiswa.
Rangkaian penerimaan mahasiswa baru tersebut berlangsung sejak 2 September 2026 dan ditutup dengan Pengukuhan Mahasiswa serta pengurusan Kartu Rencana Studi (KRS) perdana pada 8 September 2026.
Sebelum memasuki proses akademik, mahasiswa baru terlebih dahulu mengikuti PKKMB selama tiga hari, 2–4 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kampus, sistem akademik, serta berbagai aspek kehidupan perguruan tinggi.
Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan Kuliah Umum pada 5 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk memperluas wawasan sekaligus memahami peran pendidikan tinggi dalam membangun kompetensi dan karakter.
Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., mengatakan rangkaian penerimaan mahasiswa baru tidak dirancang sekadar sebagai kegiatan seremonial.
Menurutnya, setiap tahapan memiliki tujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dan memahami tanggung jawabnya sebagai bagian dari civitas akademika UNBITA.
“Kita ingin mahasiswa baru tidak hanya datang dan kemudian mengikuti perkuliahan. Mereka harus memahami sejak awal bahwa menjadi bagian dari UNBITA berarti memasuki lingkungan akademik yang memiliki nilai, budaya, tanggung jawab, dan arah pengembangan diri,” ujar Ellys.
Ia menambahkan, perguruan tinggi bukan hanya tempat mahasiswa memperoleh ijazah. Lebih dari itu, kampus harus menjadi ruang untuk membangun cara berpikir, kompetensi, karakter, serta kesiapan menghadapi berbagai perubahan.
Setelah Kuliah Umum, mahasiswa baru mengikuti program Aku Cinta UNBITA pada 7 September 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya kampus membangun rasa memiliki mahasiswa terhadap almamater sejak awal masa studi.
Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, Ali Rusman, S.Pd., M.Pd., menjelaskan seluruh rangkaian dirancang secara bertahap agar proses transisi mahasiswa dari pendidikan sebelumnya menuju kehidupan perguruan tinggi dapat berjalan dengan baik.
“Rangkaian ini kami lihat sebagai satu kesatuan. PKKMB memberikan fondasi pengenalan, kuliah umum memperluas wawasan, Aku Cinta UNBITA membangun rasa memiliki, kemudian pengukuhan dan KRS membawa mahasiswa masuk ke tahap akademik,” jelas Ali.
Puncak rangkaian berlangsung pada 8 September 2026 melalui Pengukuhan Mahasiswa dan pengurusan KRS perdana.
Tahapan tersebut menjadi penanda bahwa mahasiswa baru mulai memasuki sistem akademik secara langsung. Melalui pengurusan KRS, mahasiswa mulai menentukan mata kuliah yang akan ditempuh sekaligus belajar merencanakan perjalanan studinya.
Rektor UNBITA menilai proses tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kemandirian mahasiswa.
“Pengurusan KRS perdana merupakan langkah sederhana tetapi penting. Di titik ini mahasiswa mulai belajar bahwa perjalanan akademik membutuhkan perencanaan dan tanggung jawab. Mereka tidak lagi hanya mengikuti sistem, tetapi mulai belajar menjadi subjek dalam perjalanan pendidikannya sendiri,” tegasnya.
Ali mengatakan keberhasilan seluruh rangkaian tidak terlepas dari koordinasi berbagai unsur yang terlibat dalam penerimaan mahasiswa baru.
Menurutnya, kesinambungan setiap kegiatan menjadi perhatian utama agar mahasiswa tidak hanya mengikuti agenda secara administratif, tetapi memperoleh pengalaman yang saling berkaitan dari satu tahapan ke tahapan berikutnya.
Dengan selesainya rangkaian PKKMB, Kuliah Umum, Aku Cinta UNBITA, hingga Pengukuhan Mahasiswa dan KRS perdana, mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 kini resmi memasuki fase baru sebagai bagian dari civitas akademika UNBITA.
Rektor berharap pengalaman awal tersebut dapat menjadi modal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, meraih prestasi, serta aktif memanfaatkan berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia di lingkungan kampus.
“Hari ini mereka memang baru memulai perjalanan. Tetapi kami berharap awal yang baik ini menjadi energi untuk membangun prestasi, mengembangkan kompetensi, dan memberikan kontribusi. UNBITA tidak hanya ingin menerima mahasiswa baru, tetapi menumbuhkan mereka menjadi generasi yang memiliki kapasitas dan keberanian untuk memberikan dampak,” pungkas Ellys. (Rama/Gopos)








