GOPOS.ID, GORONTALO – Mahasiswa peserta Kerja Kuliah Lapangan dan Pengabdian (KKLP) Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) Posko Kecamatan Kota Tengah dan Posko Kampus resmi mengakhiri masa pengabdian mereka melalui kegiatan penarikan mahasiswa yang dilaksanakan bersama pemerintah kecamatan, kelurahan, serta masyarakat setempat.
Selama menjalankan pengabdian, mahasiswa berhasil merealisasikan sejumlah program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Program tersebut merupakan bagian dari HIJAU (Harmoni Inovasi dan Jaga Lingkungan Berkelanjutan) yang bersinergi dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Kegiatan KKLP ini mendapat pendampingan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Resza Rachmadiyanti, yang turut mengawal pelaksanaan program agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa.
Salah satu program unggulan yang dilaksanakan yakni Aksi Hijau KKLP: Satu Bibit, Sejuta Manfaat. Melalui program tersebut, mahasiswa melakukan penanaman bibit pohon di setiap kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Kota Tengah.
Penanaman bibit dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam melalui penghijauan.
Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan program Edukasi dan Gerakan Cerdas Kelola Sampah untuk Mewujudkan Lingkungan Berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan kembali sampah yang memiliki nilai guna.
Program lainnya adalah pembuatan Taman Mini Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Bibit Buah. Kehadiran taman mini tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang manfaat tanaman obat sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif.
Dosen Pembimbing Lapangan Resza Rachmadiyanti mengapresiasi dedikasi mahasiswa yang telah menjalankan program pengabdian dengan baik. Menurutnya, kegiatan KKLP tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan berkontribusi langsung kepada masyarakat.
“Melalui program HIJAU, mahasiswa belajar menghadirkan solusi sederhana namun berdampak bagi masyarakat. Harapannya program-program yang telah dijalankan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.
Dengan berakhirnya masa pengabdian dan dilaksanakannya penarikan mahasiswa dari Posko Kecamatan Kota Tengah dan Posko Kampus, berbagai program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat terus dirawat serta dikembangkan oleh masyarakat.
Melalui program HIJAU, mahasiswa KKLP UNBITA tidak hanya meninggalkan laporan kegiatan, tetapi juga meninggalkan jejak kepedulian terhadap lingkungan melalui penghijauan, pengelolaan sampah, dan pemanfaatan tanaman produktif yang berkelanjutan. (Rama/Gopos)








