No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Qodari: Negara Harus Hadir dengan Data, Bukan Diam

Hasan by Hasan
Sabtu 12 September 2026
in Menyapa Nusantara
0
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari memberikan sambutan pada acara peluncuran buku "Juru Bicara: Perspektif Manajemen Komunikasi Politik di Era Disrupsi" di Antara Heritage Center, Jakarta, Jumat (11/9/2026). (ANTARA/Livia Kristianti)

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari memberikan sambutan pada acara peluncuran buku "Juru Bicara: Perspektif Manajemen Komunikasi Politik di Era Disrupsi" di Antara Heritage Center, Jakarta, Jumat (11/9/2026). (ANTARA/Livia Kristianti)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, JAKARTA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menekankan pentingnya pemerintah hadir di ruang informasi publik dengan data yang jelas dan bisa dipercaya. Menurutnya, kalau negara diam, ruang itu akan segera diisi oleh versi pihak lain.

“Ruang informasi tidak pernah kosong. Ketika negara tidak menjelaskan, tidak tampil dengan data, tidak tampil dengan informasi, maka akan selalu ada pihak lain yang akan menjelaskan versi mereka,” ujar Qodari saat peluncuran buku Juru Bicara: Perspektif Manajemen Komunikasi Politik di Era Disrupsi di Antara Heritage Center, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Qodari melihat perubahan besar dalam cara masyarakat mengonsumsi informasi. Kini orang tidak lagi bergantung pada satu sumber, melainkan dari berbagai kanal, terutama media sosial dan platform video.

“Orang ingin tahu tapi mereka tidak lagi mendapatkan informasi dari tempat yang sama. Jadi sumbernya sudah sangat beragam,” katanya.

Karena itu, ia menekankan pemerintah harus adaptif. Komunikasi bukan sekadar menyampaikan informasi, tapi juga menunjukkan kehadiran negara di tengah masyarakat, apalagi saat krisis.

Baca Juga :  Menkeu Tegaskan Pembiayaan IKN Tetap Sesuai Rencana Induk

Ia menambahkan, Bakom berupaya membangun komunikasi yang terkoordinasi lewat konferensi pers dan pembaruan rutin mengenai program prioritas pemerintah. Baginya, keterbukaan juga berarti memberi ruang bagi media untuk bertanya.

“Perbedaannya bukan pada seberapa sering negara berbicara, perbedaannya adalah apakah negara bersedia ditanya atau tidak,” tegasnya.

Qodari menekankan, tujuan komunikasi pemerintah bukan mencari pujian, melainkan memastikan kebijakan bisa dipahami masyarakat.

“Negara berbicara bukan supaya dipuji, negara berbicara supaya dimengerti dan sesuatu yang dimengerti jauh lebih mungkin untuk dipercaya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Qodari juga menyinggung relevansi buku Juru Bicara dengan tugas Bakom. Buku karya Benny Siga Butar-Butar dan Marlinda Irwanti Poernomo ini, menurutnya, memberi kerangka lengkap tentang peran juru bicara pemerintah.

Ia mengapresiasi latar belakang kedua penulis yang kaya pengalaman—Marlinda dari sisi akademik, politik, dan penyiaran; Benny dari dunia jurnalistik, komunikasi korporasi, hingga pemerintahan.

“Artinya bapak ibu sekalian, buku ini ditulis oleh dua orang yang pernah berada di dua sisi meja. Di satu sisi ditanya, di sisi lain bertanya. Jadi ini perspektif yang sangat lengkap, yang sangat berharga, apalagi temanya adalah juru bicara pemerintah,” tutup Qodari.

Baca Juga :  PLBN Buka Peluang Papua Garap Pasar Ekspor ke Papua Nugini

Menurut dia, buku yang ditulis oleh Praktisi komunikasi sekaligus Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butar Butar bersama Marlinda Irwanti Poernomo itu memberikan kerangka mengenai peran juru bicara pemerintah yang sejalan dengan tugas Bakom sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2025.

Qodari pun menyampaikan apresiasi kepada Marlinda Irwanti Poernomo dan Benny Siga Butar-Butar yang dinilai memiliki pengalaman dari dua sisi dalam dunia komunikasi.

Marlinda memiliki latar belakang akademik, politik, dan penyiaran, sedangkan Benny memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia jurnalistik, komunikasi korporasi, dan pemerintahan. Menurut Qodari, latar belakang keduanya membuat buku tersebut memiliki perspektif yang lengkap mengenai pekerjaan juru bicara pemerintah.(Antara/gopos)

Tags: BakomMenyapa NusantaraQodari
Previous Post

Warga Gorontalo Digegerkan Fenomena Kilatan Cahaya dan Suara Dentuman Keras

Next Post

DPR Dorong Perbaikan DTSEN untuk PIP dan KIP

Related Posts

Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Rycko Menoza pada kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Evaluasi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan Penguatan Kelembagaan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Penyelenggaraan Sistem Statistik Nasional (SSN) di Bandarlampung, Jumat (11/9/2026). (ANTARA/HO)
Menyapa Nusantara

DPR Dorong Perbaikan DTSEN untuk PIP dan KIP

Sabtu 12 September 2026
Gubernur Kaltim Seno Aji (kelima dari kiri), Kepala BI Kaltim (keenam dari kiri) dan sejumlah pihak terkait saat panen padi di Desa Sidomulyo, Anggana, Kutai Kartanegara, Kaltim, Kamis (10/9/2026) (ANTARA/ HO- BI Kaltim)
Menyapa Nusantara

Tatkala Emas Hijau dan Teknologi Menyatu di Timur Kalimantan

Jumat 11 September 2026
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada penutupan Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden
Menyapa Nusantara

Prabowo Tutup 290 BUMN Rugi

Senin 31 Agustus 2026
Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti sidang pleno voting opsi mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026) dini hari. Peserta Muktamar ke-35 NU menyetujui perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dari sistem 'one man one vote' (satu orang, satu suara) menjadi mekanisme 'Ahlul Halli wal Aqdi' (AHWA) dan pemilihan akan berlanjut pada Minggu (30/8) pagi. ANTARA FOTO/Syaiful Arifngasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, K.H Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin. ANTARA FOTO/Syaiful Arif
Menyapa Nusantara

Gus Kikin Terpilih Ketua Umum PBNU 2026-2031

Senin 31 Agustus 2026
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam wawancara cegat di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Sabtu (28/8/2026). (ANTARA/Livia Kristianti)
Menyapa Nusantara

Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Seluler Wajib Beri Pilihan

Sabtu 29 Agustus 2026
Dok.NU Online
Menyapa Nusantara

Kerangka Diplomasi NU Menghadapi Multipolaritas Dunia

Jumat 28 Agustus 2026
Next Post
Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Rycko Menoza pada kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Evaluasi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan Penguatan Kelembagaan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Penyelenggaraan Sistem Statistik Nasional (SSN) di Bandarlampung, Jumat (11/9/2026). (ANTARA/HO)

DPR Dorong Perbaikan DTSEN untuk PIP dan KIP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • comet star shining in a blue sky. (Ilustrasi)

    Warga Gorontalo Digegerkan Fenomena Kilatan Cahaya dan Suara Dentuman Keras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Haji Pepen Divonis 5 Tahun Penjara Korupsi Kanal Tanggidaa: Lebih Rendah Dari Tuntutan JPU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Gorontalo Soroti Dugaan Arogansi Oknum yang Mengaku Wartawan di RS Sitti Khadijah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Kadis PU Gorontalo Divonis 2 Tahun Penjara Korupsi Kanal Tanggidaa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditreskrimsus Polda Gorontalo Tangani 7 Kasus Dugaan Korupsi Dana PEN 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.