GOPOS.ID, WONOSARI – Warga Desa Pangea, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, digegerkan dengan peristiwa penikaman yang menewaskan seorang pria pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.
Korban diketahui bernama Yani Koungo (53). Ia ditemukan tewas bersimbah darah di lokasi kejadian di Desa Pangea, setelah mengalami dua luka tusukan.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di lahan milik korban saat ia sedang memindahkan sapi peliharaannya. Insiden itu diduga dipicu konflik lama antara korban dan pelaku yang berkaitan dengan sengketa lahan serta persoalan ternak.
Kapolres Boalemo melalui Kasat Reskrim, Iptu Nurwahid Kiay Demak, menjelaskan korban dan pelaku sebelumnya memang telah terlibat perselisihan mengenai sebidang tanah yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Peristiwa itu terjadi di lahan milik korban ketika ia sedang memindahkan sapi. Antara korban dan pelaku sebelumnya sudah memiliki masalah terkait sengketa tanah,” ujar Iptu Nurwahid.
Selain persoalan lahan, ketegangan di antara keduanya juga dipicu oleh masalah ternak. Pelaku kerap menegur korban karena sapi milik korban sering masuk ke lahan miliknya, dan memakan tanaman yang ditanam di area tersebut.
Menurut keterangan kepolisian, teguran tersebut bukan kali pertama disampaikan oleh pelaku. Namun, korban disebut tidak mengindahkan peringatan sehingga persoalan terus berulang.
“Korban beberapa kali sudah ditegur karena sapi miliknya sering memakan tanaman milik pelaku. Kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi, namun teguran itu tidak diindahkan,” jelas Iptu Nurwahid
Tak hanya itu, pelaku juga sempat mengeluhkan kejadian lain yang dianggap merugikannya. Ia mengaku tali sapi miliknya sering dilepas oleh orang yang tidak diketahui, padahal sebelumnya ternak tersebut telah diikat.
“Ketegangan terus berlangsung akhirnya memuncak pada Senin siang hingga berujung aksi penikaman, menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadia,” tutur Iptu Nurwahid
Polisi menyebutkan pelaku berinisial ZS. Setelah kejadian, pelaku langsung diamankan oleh aparat kepolisian dan saat ini telah ditahan di Mapolres Boalemo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Pelaku sudah diamankan dan saat ini ditahan di Mapolres Boalemo untuk proses hukum,” ungkap Nurwahid.
Sementara itu, jenazah korban rencananya akan dibawa ke RSUD Bumi Panua di Kabupaten Pohuwato untuk dilakukan autopsi, mengingat dokter forensik berada di rumah sakit tersebut.
“Jenazah korban akan dibawa ke RSUD Bumi Panua Pohuwato untuk dilakukan autopsi. Rencananya autopsi akan dilaksanakan malam ini,” tutup Iptu Nurwahid
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap secara lengkap kronologi peristiwa tersebut. (Yusuf/Gopos)








