GOPOS.ID, WONOSARI — Suara bising knalpot brong yang selama ini mengganggu ketenangan warga Desa Bongo II, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, akhirnya ditindak aparat. Polsek Wonosari menyita sembilan sepeda motor berknalpot brong dalam operasi penertiban yang digelar Rabu malam, 5 November 2025.
Operasi dimulai pukul 20.00 WITA dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Wonosari, IPTU Zulkifli Saeng. Lokasi penindakan difokuskan di Pertigaan Indomaret Jalur II, titik lalu lintas yang kerap menjadi tempat berkumpulnya pengendara dengan knalpot tidak standar.
“Kami melaksanakan operasi ini berdasarkan keluhan warga, terkait penggunaan knalpot brong yang sangat mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan,” kata Zulkifli.
Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas. Pengendara yang terbukti menggunakan knalpot brong langsung ditindak. Sembilan kendaraan diamankan dan knalpot yang disita akan dimusnahkan.
Zulkifli menegaskan bahwa penertiban ini bukan sekadar razia, melainkan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman. “Kami imbau kepada pengendara agar segera mengganti knalpot brong dengan standar pabrikan, karena operasi seperti ini akan terus kami lakukan,” ujarnya.
Langkah Polsek Wonosari mendapat dukungan dari pemerintah desa. Kepala Desa Bongo II, Nasir Potutu, menyampaikan apresiasi atas tindakan tegas aparat. “Masyarakat kami sudah lama merasa terganggu oleh suara bising knalpot brong. Dengan adanya operasi ini, kami bisa kembali beristirahat dengan tenang,” kata Nasir.
Penertiban knalpot brong bukan hanya soal pelanggaran lalu lintas. Di balik suara bising yang memecah malam, ada keresahan yang tak terdengar: anak-anak yang sulit tidur, lansia yang terganggu kesehatannya, dan warga yang merasa ruang hidupnya dirampas oleh kebisingan.
Operasi ini menjadi pengingat bahwa ketertiban bukan hanya urusan hukum, tapi juga soal rasa hormat terhadap sesama. Ketika suara mesin lebih keras dari suara hati warga, maka penegakan aturan menjadi jalan untuk memulihkan keseimbangan.
Polsek Wonosari berkomitmen melanjutkan operasi serupa secara berkala. Bagi warga, ini bukan sekadar penindakan, tapi awal dari ruang hidup yang lebih tenang.(yusuf/gopos)








