No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Petani Sumringah Usai Penertiban Tambang Ilegal di Pohuwato: Air Lebih Jernih

Alexa by Alexa
Selasa 13 Januari 2026
in Gorontalo
0
Petani Sumringah Usai Penertiban Tambang Ilegal di Pohuwato: Air Lebih Jernih

Lahan sawah petani di Kecamatan Duhidaa, Pohuwato, Selasa (13/01/2026) (Yusuf/Gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, MARISA – Para petani sawah di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Pohuwato atas langkah tegas menertibkan aktivitas pertambangan emas ilegal, selama ini berdampak buruk terhadap sektor pertanian, khususnya persawahan.

Salah satu petani sawah, Abdurrahman Lukum, mengaku pasca penertiban tambang ilegal kondisi air yang mengalir ke sawah miliknya kini sudah mulai terlihat lebih jernih dan dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan pertanian. Menurutnya, kondisi tersebut sangat berbeda dibandingkan sebelum adanya penertiban tambang ilegal yang menggunakan alat berat.

“Alhamdulillah sekarang air sudah agak jernih, sudah bisa dipakai lagi untuk mengairi sawah. Kami jadi semangat kembali bekerja,” ujar Abdurrahman, Selasa (13/01/2026) 

Abdurrahman menuturkan sebelumnya air irigasi yang mengalir ke sawah-sawah warga nyaris tidak bisa digunakan, karena dipenuhi lumpur akibat aktivitas tambang emas ilegal yang menggunakan ekskavator.

Baca Juga :  Mengunjungi Kantor Bersama Pemkab Pohuwato Pasca Kebakaran Kantor Bupati

“Dulu air itu keruh sekali, penuh lumpur. Sawah kami sangat terganggu, bahkan ada yang tidak bisa ditanami dengan maksimal. Sekarang sudah mulai membaik, ini sangat membantu kami sebagai petani,” ungkap Abdurrahman

Menurut para petani, membaiknya kualitas air irigasi tersebut membawa dampak positif terhadap motivasi kerja para petani sawah. Mereka kini kembali bersemangat mengolah lahan, dengan harapan hasil pertanian ke depan bisa lebih melimpah dibandingkan sebelumnya.

“Kami berharap dengan air yang sudah mulai jernih ini, hasil panen ke depan bisa lebih baik dan melimpah dari hasil-hasil sebelumnya,” tambah Abdurrahman.

Hal senada disampaikan petani lainnya, Uken Lamantu, mengaku penertiban tambang ilegal tetap mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat setempat. Mereka berharap aktivitas pertambangan tetap bisa dilakukan, namun secara manual dan tidak menggunakan alat berat yang merusak lingkungan.

Baca Juga :  Edarkan Sabu, Dua Pemuda di Pohuwato Diringkus Polisi

“Kami tidak menolak tambang sepenuhnya. Harapan kami, menambang tetap boleh tapi secara manual saja, jangan pakai alat berat. Karena jujur, ada juga keluarga kami yang bekerja sebagai penambang,” tutur Uken.

Para petani menilai penggunaan alat berat dalam aktivitas tambang ilegal menjadi penyebab utama kerusakan lingkungan, bahkan tercemarnya sumber air yang mengalir ke area persawahan. Oleh karena itu, mereka mendukung penuh langkah Polres Pohuwato dalam menertibkan tambang ilegal, demi menjaga keseimbangan antara kelestarian lingkungan dan mata pencaharian masyarakat.

“Kami berharap kondisi lingkungan di wilayah Duhiadaa dan Buntulia dapat terus membaik, sehingga sektor pertanian sebagai salah satu sumber utama penghidupan masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal dan berkelanjutan,” tutup Uken (Yusuf/Gopos)

Tags: penertiban tambang ilegalPETI PohuwatoPolres Pohuwato
Previous Post

Fakultas Ilmu Administrasi dan Sosial UNBITA Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, Siapkan Prodi Unggulan dan Beasiswa

Next Post

Produktivitas Hotel Gorontalo Melambat di 2025, Tingkat Hunian Belum Pulih ke Level Tahun Lalu

Related Posts

Gusnar Buka Pasar Murah Bersubsidi di Heledulaa Utara, Warga Antusias Berburu Sembako
Gorontalo

Gusnar Buka Pasar Murah Bersubsidi di Heledulaa Utara, Warga Antusias Berburu Sembako

Selasa 10 Maret 2026
Program Make Up School Digagas, Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Gagas Semua Sekolah Berkualitas Sama
Gorontalo

Program Make Up School Digagas, Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Gagas Semua Sekolah Berkualitas Sama

Selasa 10 Maret 2026
BPJS Kesehatan Gorontalo Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026
Gorontalo

BPJS Kesehatan Gorontalo Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

Selasa 10 Maret 2026
Komunitas Free Fire Gorontalo Bagi-bagi Takjil ke Masyarakat
Gorontalo

Komunitas Free Fire Gorontalo Bagi-bagi Takjil ke Masyarakat

Senin 9 Maret 2026
Yeyen Sidiki Dorong Penguatan Gorontalo Satu Data, Tekankan Akurasi hingga Keamanan Informasi
Gorontalo

Kinerja Ekonomi Gorontalo Positif, Yeyen Sidiki Tekankan Perluasan Lapangan Kerja

Senin 9 Maret 2026
Waspada Penyakit Campak, Dinkes Kota Gorontalo Imbau Orang Tua Waspadai Penularan Pada Balita
Gorontalo

Waspada Penyakit Campak, Dinkes Kota Gorontalo Imbau Orang Tua Waspadai Penularan Pada Balita

Senin 9 Maret 2026
Next Post
Produktivitas Hotel Gorontalo Melambat di 2025, Tingkat Hunian Belum Pulih ke Level Tahun Lalu

Produktivitas Hotel Gorontalo Melambat di 2025, Tingkat Hunian Belum Pulih ke Level Tahun Lalu

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Terpopuler

  • Waspada Penyakit Campak, Dinkes Kota Gorontalo Imbau Orang Tua Waspadai Penularan Pada Balita

    Waspada Penyakit Campak, Dinkes Kota Gorontalo Imbau Orang Tua Waspadai Penularan Pada Balita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adhan Dambea Tegas Tangani Persoalan Sampah di Kota Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria di Boalemo Tewas Ditikam Imbas Sengketa Tanah dan Masalah Ternak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komunitas Free Fire Gorontalo Bagi-bagi Takjil ke Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adhan Soroti Kinerja Kejari Kota Perihal Kasus Penganiayaan di Pasar Sentral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.