GOPOS.ID, GORONTALO – Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah dosen. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Karya Ilmiah dan Strategi Publikasi di Jurnal Nasional dan Internasional Bereputasi yang digelar selama dua hari, Selasa–Rabu (16–17/12/2025), di Aula Inovasi UNBITA.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri nasional, Prof. Apriana Toding, ST., M.EngSc., Ph.D., serta diikuti oleh dosen dari berbagai program studi di lingkungan UNBITA.
Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa bimtek tersebut merupakan langkah strategis kampus dalam meningkatkan kualitas dan daya saing riset dosen, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Publikasi ilmiah bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi indikator utama kualitas sebuah perguruan tinggi. Melalui bimtek ini, kami ingin memastikan dosen UNBITA memiliki kapasitas yang memadai untuk menghasilkan karya ilmiah yang layak dipublikasikan di jurnal bereputasi,” ujar Dr. Ellys.
Menurutnya, bimtek ini dirancang secara intensif dengan memadukan pemahaman konseptual dan praktik langsung, mulai dari penyusunan artikel ilmiah yang sistematis, pemilihan jurnal yang tepat, hingga strategi menghadapi proses review jurnal nasional dan internasional.
Dr. Ellys menambahkan, peningkatan kualitas publikasi ilmiah dosen akan berdampak langsung terhadap reputasi institusi, penguatan tridarma perguruan tinggi, serta kontribusi UNBITA dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan berbasis riset.
“Kami mendorong dosen untuk tidak berhenti pada penelitian saja, tetapi mampu mengomunikasikan hasil risetnya secara akademik, beretika, dan kompetitif di forum ilmiah yang lebih luas,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNBITA, Andi Yusuf Katili, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda strategis LPPM dalam membangun budaya riset dan publikasi yang berkelanjutan di lingkungan kampus.
Ia berharap kehadiran Prof. Apriana Toding dapat memberikan wawasan praktis kepada para dosen terkait standar internasional penulisan artikel ilmiah serta strategi menembus jurnal bereputasi.
“Kami ingin dosen UNBITA tidak hanya produktif dalam meneliti, tetapi juga percaya diri dan siap bersaing dalam publikasi ilmiah, baik nasional maupun internasional,” jelas Andi.
Rektor UNBITA kembali menekankan bahwa penguatan kapasitas publikasi dosen merupakan investasi jangka panjang bagi perguruan tinggi, terutama dalam mendukung akreditasi program studi, peningkatan peringkat institusi, serta pemenuhan indikator kinerja utama perguruan tinggi.
“UNBITA berkomitmen membangun ekosistem riset yang kuat. Bimtek ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk menciptakan dosen yang unggul, produktif, dan berdaya saing global,” pungkas Dr. Ellys. (Rama/Gopos)








