No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Pengakuan Internasional atas Peran Masyarakat Tuli Indonesia

Hasan by Hasan
Minggu 29 September 2024
in Menyapa Nusantara
0
Kegiatan pelatihan bahasa isyarat yang digelar Teman Tuli Jambi sebagai salah satu upaya untuk mengajarkan bahasa isyarat kepada masyarakat luas (ANTARA/Tuyani)

Kegiatan pelatihan bahasa isyarat yang digelar Teman Tuli Jambi sebagai salah satu upaya untuk mengajarkan bahasa isyarat kepada masyarakat luas (ANTARA/Tuyani)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Oleh: Moehammad Amar Ma’ruf

Bulan Agustus 2024 menjadi saksi pengakuan internasional bagi peran Komunitas Tunarungu Indonesia dan pemangku kepentingan terkait literasi bahasa isyarat untuk Pengajaran Al-Qur’an.

Komunitas Tunarungu Indonesia sebagai bagian dari masyarakat/masyarakat berkebutuhan khusus nasional yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah menunjukkan kontribusinya yang signifikan terhadap pengembangan pendidikan tidak hanya bagi masyarakat Indonesia tetapi juga bagi komunitas dan masyarakat dunia.

Bulan Agustus bagi Indonesia dikenal sebagai bulan peringatan momen bersejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945 dan kini di tahun 2024 bulan Agustus menjadi momen yang penuh berkah tidak hanya bagi Komunitas dan Pengurus Tunarungu Indonesia tetapi juga bagi komunitas internasional.

Tepatnya pada tanggal 29-29 Agustus 2024 atau 25-26 Safar 1446 H, pada Sidang ke-50 Dewan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang diselenggarakan di Yaoundé-Republik Kamerun, Dewan Menteri negara-negara anggota OKI telah mengadopsi resolusi yang tercantum pada Resolusi di Sektor Sains dan Teknologi dan Inovasi, Pendidikan Tinggi, Kesehatan, Air dan Lingkungan dengan Subyek Resolusi No. 7/50-S&T tentang Kegiatan dari Universitas OKI angka 7 pada halaman 24 yang secara tersirat mengakui praktik terbaik Indonesia dalam promosi dan pengembangan bahasa Isyarat dalam pengajaran Qur’an.

Dokumen tersebut di atas menyatakan bahwa anggota OKI: “ Menyambut baik kerja sama antara Universitas Teknologi Islam dan Pemerintah Indonesia dalam menyelenggarakan seminar virtual pada tanggal 22 Maret 2024, tentang Bahasa Isyarat Al-Qur’an, untuk memajukan pengajaran bahasa isyarat.

Al-Qur’an menggunakan bahasa isyarat, dan mendorong Negara-negara Anggota serta organ dan lembaga OKI terkait untuk lebih mengembangkan Bahasa Isyarat, sebagai bagian dari pendidikan yang inklusif untuk semua”.

Resolusi di atas telah menjadi catatan internasional yang tidak hanya mengandung kebijaksanaan atau norma pasif namun juga menunjukkan komitmen dan dukungan yang kuat seluruh negara anggota OKI dan lembaga-lembaganya untuk memberikan perhatian yang lebih berkelanjutan kepada komunitas ini dan mendorong keterlibatan internasional untuk menciptakan pendidikan yang lebih berkeadilan bagi seluruh elemen masyarakatnya.

Baca Juga :  Infografik: Antisipasi Ancaman Siber Pilkada 2024

Untuk itu, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Diakui, pengakuan internasional di atas merupakan rangkaian langkah awal yang terintegrasi di tingkat nasional untuk lebih meningkatkan perhatian kita terhadap komunitas ini.

Terlebih lagi, masyarakat internasional masih perlu berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas komunitas tersebut, termasuk pengembangan dan penggunaan teknologi yang sesuai untuk memudahkan mereka (para penyandang kebutuhan khusus dan pemangku kepentingan terkait) berpartisipasi penuh dalam masyarakat.

Meskipun Indonesia masih berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perhatian penuh kepada komunitas ini, namun terdapat perkembangan yang cukup menggembirakan melihat bahwa beberapa praktik terbaik dari Indonesia baik dari pemerintah dan warga negara yang tinggal di Indonesia maupun warga Indonesia yang tinggal di luar negeri telah berperan baik dalam isu ini.

Dalam konteks tersebut, sangat patut diapresiasi bahwa pengakuan internasional pertama terhadap praktek dan pengembangan bahasa isyarat di Indonesia di lingkup negara-negara OKI tidak lepas dari korelasi upaya yang dilakukan oleh Perwakilan RI di Libya pada tahun 2020 dengan program pemberdayaan diaspora melalui pemberdayaan pelajar Indonesia yang belajar di luar negeri (Libya dan Tunisia di bawah koordinasi Fawwaz Yasser) dalam mengeluarkan produk digital “Electronic Masdar”.

Hal yang paling penting dari produk E-Masdar ini juga adalah proyek ini juga melibatkan dan bekerja sama dengan tokoh-tokoh dari asosiasi tunarungu nasional yang dikenal sebagai Majelis Taklim Tuli Indonesia/MTTI.

Produk ini juga telah dipromosikan dalam Konferensi Bahasa Arab Internasional yang diadakan di Libya secara virtual.

Takdir Sang Kuasa pula bahwa para tokoh MTTI juga menjadi aktor yang aktif dan mitra Kementerian Agama RI dalam penerbitan Al-Qur’an Bahasa Indonesia Pertama yang dilengkapi dengan penjelasan bahasa Isyarat untuk Tunarungu pada tahun 2023 yang kemudian menjadi dokumen utama yang diajarkan dan menjadi sumber informasi bagi para mahasiswa yang berasal dari negara anggota OKI yang belajar di Universitas Islam Teknologi/IUT sebuah organ subsiddaire OKI.

Baca Juga :  Mitigasi Covid Jangka Panjang di Era Endemik

Cukup menggembirakan bahwa di Indonesia, kebijakan dan pengembangan teknologi terapan untuk membantu masyarakat tersebut relatif berkembang positif meski masih menghadapi tantangan.

Tantangannya bisa bermacam-macam, antara lain keterbatasan data dan koordinasi antar lembaga terkait di tingkat nasional dan internasional, kurangnya keahlian teknologi maju dalam memproduksi alat bantu dengar, kurangnya keterbukaan dan kemampuan keluarga yang memiliki anggota masyarakat berkebutuhan khusus, serta situasi berisiko yang terkadang dapat mengganggu penyandang kebutuhan khusus.

Untuk mengantisipasi dan meminimalisir dampak tantangan tersebut dilakukan tindakan kolaboratif seperti melibatkan media elektronik seperti radio nasional atau media cetak/online untuk meningkatkan kesadaran terhadap isu ini.

Bersamaan dengan upaya-upaya di atas dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan untuk mempromosikan praktik-praktik terbaik yang mungkin dimiliki Indonesia, penulis telah menjalin beberapa kontak dan melakukan penelitian kepustakaan terbatas.

Penulis akhirnya bertemu dengan rekan Kementerian Sosial yang menceritakan kepedulian Kementerian Sosial terhadap keamanan masyarakat berkebutuhan khusus.

Atas dasar kewenangan dan pertimbangan tersebut, Kementerian mendukung langkah inovasi untuk membangun teknologi terapan lokal bagi komunitas Tuna Rungu yang dikenal dengan nama GRUWI (gelang untuk tuna rungu/wicara).

Teknologi terapan ini dikembangkan untuk memberikan perlindungan bagi penyandang tunarungu dan komunitas terkait.

Melihat perkembangan di atas, maka tidak berlebihan jika langkah yang diambil oleh seluruh pemangku kepentingan terkait di Indonesia ini menurut hemat penulis dapat disosialisasikan secara luas.

Hal ini juga dapat dengan mengundang semua pemangku kepentingan tidak hanya di Indonesia tetapi juga di forum internasional untuk tetap menjaga dan memperdalam kontak dalam kolaborasi yang lebih teknis agar negara-negara berkembang atau kurang berkembang pada umumnya atau masyarakat kurang beruntung pada khususnya menjadi lebih mandiri.

Semoga pengakuan Internasional terhadap Indonesia di bidang literasi isyarat tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan terhadap komunitas tuna rungu di tingkat nasional namun juga secara global/internasional. Wallahu’alam bi showab.

*Moehammad Amar Ma’ruf adalah Diplomat karir, penulis buku KATULISTIWA, Majelis Pembina Yayasan Pendidikan Kesatuan Cengkareng-Jakarta Barat.

Sumber: Antara

Tags: Derap NusantaraKomunitas Tunarungu
Previous Post

Pasangan RAMAH Tekankan Kampanye Ramah dan Kekeluargaan

Next Post

Pameran Tahunan di China Diramaikan Produk Unggulan Desa Sejahtera Astra 

Related Posts

Ilustrasi hari libur (https://www.abreva.ca)
Menyapa Nusantara

Mengisi Waktu Libur Sekolah agar Anak Tetap Tumbuh dan Belajar

Sabtu 30 Mei 2026
Presiden Republik Indonesia (kiri) Prabowo Subianto dan Presiden Republik Prancis (kanan) Emmanuel Macron dalam pernyataan bersama di Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis (28/5/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden
Menyapa Nusantara

Prabowo dan Macron Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Prancis

Jumat 29 Mei 2026
Petugas memotong daging hewan kurban di Masjid Cut Meutia, Jakarta, Rabu (27/5/2026). Panitia kurban Masjid Cut Meutia menyembelih 21 ekor sapi dan 21 ekor kambing pada perayaan Idul Adha 1447 H. ANTARA FOTO/Salma Talita/nym.
Menyapa Nusantara

Menjaga Generasi Indonesia Melalui Spirit Kurban

Rabu 27 Mei 2026
Penyerahan bantuan kemasyarakatan sapi kurban seberat 1.130 kg dari Presiden RI melalui Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, pada 25/05/206
Menyapa Nusantara

Presiden Prabowo Berkurban 1.098 Sapi

Selasa 26 Mei 2026
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti pose bersama penerima manfaat usai meresmikan revitalisasi sekolah di Kota Sorong, Selasa (26/5/2026). ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu
Menyapa Nusantara

Mendikdasmen: Revitalisasi Sekolah Dorong Ekonomi Lokal

Selasa 26 Mei 2026
Ilustrasi Media Sosial
Menyapa Nusantara

Empat Kuadran Berpikir Manusia di Media Digital

Selasa 26 Mei 2026
Next Post

Pameran Tahunan di China Diramaikan Produk Unggulan Desa Sejahtera Astra 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • SIM Digital Resmi Hadir, Ini Langkah Mudah Aktivasi Lewat HP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Wakil Bupati Bone Bolango Kilat Wartabone Tutup Usia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polresta Gorontalo Kota Sita 13 Unit Kendaraan Diduga Terlibat Balap Liar 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riset Mahasiswa UNBITA Jadi Masukan BPBD, Petakan Kerentanan Banjir di Dumbo Raya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kronologis Satu Pekerja Tewas di Tambang Suwawa Timur 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.