GOPOS.ID, MARISA – Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato menggelar Pertemuan Koordinasi Tim Pembina Posyandu terkait pengelolaan Pustu dan Posyandu dalam rangka mendukung transformasi layanan primer, di Aula Kafe Oma, Rabu (03/12/2025).
Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan itu sebagai langkah memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kita perlu membangun kerja sama yang kuat. Enam standar pelayanan minimal harus benar-benar dilaksanakan dan dievaluasi secara berkala,” ujar Iwan.
Iwan juga menyoroti pentingnya pemanfaatan Posyandu secara rutin oleh masyarakat, sebagai upaya menekan kebutuhan layanan kesehatan bersifat kuratif.
“Di Posyandu seluruh pemeriksaan dasar dilakukan setiap bulan. Ini langkah strategis untuk menjaga kesehatan masyarakat,” papar Iwan.
Kepala Dinas Kesehatan Pohuwato, Fidi Mustafa menjelaskan, pengelolaan dan penguatan kapasitas Posyandu kini berpedoman pada regulasi terbaru yang menempatkan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa, sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
Menurut Fidi, Posyandu kini memiliki enam standar pelayanan minimal (SPM) yang harus dipenuhi dalam penyelenggaraan layanan kepada masyarakat.
“Posyandu sejak awal merupakan milik desa dengan tiga pilar utama layanan, kesehatan, pendidikan, dan pengembangan ekonomi masyarakat. Melalui transformasi layanan primer, diperkuat dengan konsep Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP),” tutup Fidi.(Yusuf/Gopos)








