No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Mahasiswa atau Sekadar Anak Kuliahan?

Hasan by Hasan
Minggu 16 Juni 2024
in Perspektif
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Oleh: Aprijal Rajak

Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo

 

Akhir-akhir ini, banyak kegembiraan yang terdengar dari kalangan siswa yang mendaftarkan diri dan telah dinyatakan lulus baik melalui jalur SNBP maupun SNBT. Kegembiraan itu muncul karena sejengkal lagi mereka akan menyandang status sebagai Mahasiswa.

Namun, apakah semudah itu proses untuk menyandang status sebagai Mahasiswa? Ataukah hanya akan sekadar menjadi anak kuliahan?

Secara umum Mahasiswa memang sering didefinisikan sebagai sekelompok orang/masyarakat yang sedang melaksanakan studi di perguruan tinggi. Bagi saya, ada makna filosofis yang memiliki muatan esensial dari kata Mahasiswa itu sendiri sehingga berbeda dengan hanya sekadar menjadi anak kuliahan.

Mahasiswa dengan predikat ‘Maha’ atas kesiswaannya adalah kalangan muda intelektual yang memiliki peran bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga bagi masyarakat, bangsa dan Negara. Status mahasiswa merupakan status pada level intelektual yang tinggi, usia muda dengan idealisme yang masih kuat. Peran dan fungsi mahasiswa dalam hal ini sangat dibutuhkan untuk kemajuan suatu bangsa dan Negara. Peran dan Fungsi Mahasiswa tidak hanya sekadar sukses kuliah, fungsi mahasiswa sebagai kalangan dengan level intelektual yang tinggi di masyarakat tak hanya cukup dengan kuliah, kantin, pustaka, kampus saja. Mereka ternyata juga memiliki fungsi sosial yang lebih luas bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  Karawo Mahale

Secara historis, kita bisa melihat peran serta keterlibatan mahasiswa dalam memperjuangkan kemerdekaan serta menjaga stabilitas Bangsa dan Negara–meskipun terkadang mahasiswa sering terninabobokan dengan romantisme sejarah kejayaan mahasiswa pada masanya itu–hal ini seharusnya menjadi dasar utama bagi mahasiswa saat ini untuk tetap menjaga semangat perjuangan itu.

Mahasiswa saat ini dihadapkan dengan perkembangan teknologi yang begitu masif, yang cenderung menumbuhkan sifat individualistik pada setiap orang sehingga ini menjadi tantangan tersendiri bagi setiap mahasiswa dalam mengaktualisasikan fungsinya sebagai kelompok yang memiliki tanggungjawab atas kepentingan sosial. Dalam menunaikan tugas serta tanggungjawabnya tentu dibutuhkan kerja-kerja kolektif untuk mencapai hal itu. Maka, secara rasional mahasiswa mesti berhimpun di dalam suatu organisasi guna mengorganisir kerja-kerja tersebut agar sistematis.

Penting untuk diketahui, khususnya bagi mahasiswa baru, berkuliah tidak pernah menjamin anda akan menjadi sukses tetapi hanya memperbesar kemungkinan itu–tergantung standar sukses anda masing-masing.
Selain untuk mencapai peran yang idealnya harus di tunaikan oleh mahasiswa, bergabung di dalam organisasi kemahasiswaan dapat meningkatkan keterampilan kepemimpinan, kemampuan bersosial dan mempelajari keahlian khusus sesuai dengan tujuan organisasi.

Baca Juga :  Proklamasi di Kabila dan Merah Putih 16 Agustus

Ketika masuk kedalam kehidupan kampus, kita pasti dihadapkan dengan berbagai macam organisasi kemahasiswaan. Mulai dari organisasi internal kampus (BEM, SENAT, HMJ, HMPS, dan UKM) sampai dengan organisasi eksternal kampus (Organda/Paguyuban dan cipayung). Kesemuanya tentu memiliki tujuan yang positif dalam mewadahi potensi-potensi yang ada pada setiap mahasiswa dan tentunya menjadi wadah untuk mengaktualisasikan peran dang fungsinya secara ideal sebagaimana telah dibahas sejak awal.

Terakhir, mengutip dari Tan Malaka “Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda”, maka ini menjadi landasan bagi kita selaku pemuda yang juga berstatus sebagai mahasiswa untuk kiranya tidak hanya sekadar menjadi anak kuliahan melainkan memaksimalkan peran, fungsi serta tanggungjawab sebagai mahasiswa secara paripurna.
Semoga tulisan ini bisa menjadi refleksi bagi mahasiswa pada umumnya agar tidak mengalami disorientasi dan menjadi semangat bagi mahasiswa baru sebagai agen pembaharu.(**)

Tags: Perspektif
Previous Post

Wakili Gubernur Sulut, Asripan Nani Resmi Tutup Pelaksanaan MTQ ke-30 Tingkat Provinsi di Kotamobagu

Next Post

Polresta Gorontalo Kota Amankan Ratusan Botol Miras

Related Posts

Funco Tanipu (Founder The Gorontalo Institute)
Perspektif

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Rabu 28 Oktober 2026
Perspektif

Pemuda Berkemajuan: Merawat Idealisme, Menggerakkan Perubahan, Mencerahkan Peradaban

Selasa 27 Oktober 2026
Perspektif

Siti Asiyah Sang Pejuang Iman Dari Sungai Nil

Jumat 23 Oktober 2026
Dr. Dolot Alhasni Bakung. SH., MH adalah dosen tetap di lngkungan Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo sejak tahun 2009 dan saat ini menjabat Ketua Pusat Kajian Hukum Argaria Fakultas Hukum UNG. Tulisan ini disarikan dari artikel jurnal penulis tentang tanah yang berjudul “Challenging the State’s Monopoly on Legality over Customary Land in Gorontalo: ‘Land Without a State: Unpacking the Legal Absence of Land in Gorontalo’s Customary Law Communities’.
Perspektif

Adat Dijunjung, Tanah Adat Terlupakan: Gugatan dari Bumi Hulondalo

Senin 19 Oktober 2026
Perspektif

Tidak Membongkar Bangunan Tua, Mengapa Adhan Harus Menanggung Perkara?

Senin 19 Oktober 2026
Perspektif

Bahasa Kekuasaan dan Politik Bencana Karhutla

Jumat 16 Oktober 2026
Next Post
Operasi Pekat Otanaha yang dilakukan anggota Polres Gorontalo Kota untuk menyita miras di salah satu kios, Sabtu (15/6/2024).

Polresta Gorontalo Kota Amankan Ratusan Botol Miras

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kejati Tahan Eks Pj Gubernur Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Santriwati Meninggal Tenggelam, Keluarga Polisikan Pimpinan Ponpes Hubulo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Perintah” Eks Pj Gubernur ke Syukri Botutihe Proyek Video Wall Kini Didalami Kejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Karyawan PT GM saat Demo Penambang: Dikejar, Barang Berharga Hilang 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masa Aksi Penambang Suwawa Diduga Jarah Gudang Logistik PT GM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.