No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Kampus yang Diserbu, Suara Alumni yang Menggelegar

Ishak Noho by Ishak Noho
Rabu 3 September 2025
in Gorontalo
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, BANDUNG – Siang itu, suasana di sekitar Taman Sari mendadak mencekam. Gas air mata menyesaki udara, mahasiswa berhamburan mencari perlindungan. Tak hanya di jalan, bahkan area kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) yang seharusnya menjadi ruang aman pun tak luput dari serbuan aparat.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan jelas bagaimana gas air mata ditembakkan ke dalam kampus, disusul aparat yang masuk dan memukul mundur mahasiswa. Pemandangan itu memantik amarah banyak pihak, termasuk Hamzah Sidik, Alumni sekaligus Mantan Presiden Mahasiswa Unisba.

Bagi Hamzah, kampus bukan sekadar bangunan. Ia adalah ruang bebas, tempat mahasiswa menyalakan obor demokrasi. Ketika aparat masuk tanpa ampun, baginya itu bukan hanya pelanggaran, melainkan penghinaan terhadap dunia akademik.

Baca Juga :  Soal SK PPPK, Ini Penjelasan BKD Provinsi Gorontalo

“Ini tindakan biadab. Video dan saksi mata jelas. Aparat masuk ke kampus, menembak gas air mata, menyerang mahasiswa. Tidak ada kata lain: brutal!” ujarnya dengan nada tinggi.

Namun, yang membuat Hamzah lebih kecewa bukan semata tindakan aparat. Rektor Unisba, sosok yang seharusnya berdiri di sisi mahasiswa, justru memilih mengikuti narasi polisi tentang adanya kelompok “anarko” yang dituding sebagai pemicu kericuhan.

“Rektor seolah buta dan tuli. Ia lebih percaya narasi aparat ketimbang jeritan mahasiswanya sendiri. Itu pengkhianatan moral,” kata Hamzah, penuh kegeraman.

Bagi Hamzah, ucapan rektor bukan hanya menyesatkan, tapi juga melukai spirit gerakan mahasiswa yang selalu berpijak pada nurani. Ia menegaskan, rektor harus segera meminta maaf dan mengambil langkah konkret membela mahasiswa yang kini masih ditahan di Polda Jawa Barat.

Baca Juga :  Pimpin AMPI Gorontalo, Hamza Sidik Ingin Munculkan Tokoh-Tokoh Muda Hebat

“Kalau rektor masih punya hati, buktikan dengan aksi. Jangan hanya duduk manis di kursi jabatan. Sejarah akan mencatat, ia berpihak pada represi, bukan pada kebenaran,” tutup Hamzah.

Di tengah asap gas air mata dan luka mahasiswa, suara alumni seperti Hamzah adalah pengingat bahwa kampus tidak boleh tunduk pada represi. Kampus adalah benteng terakhir kebebasan akademik, yang seharusnya dijaga, bukan dikhianati. (Isno/gopos)

Tags: AparatGas Air MataHamzah SidikiUnisba
Previous Post

Bupati Sofyan Puhi Tunjuk Lima Plt Kadis di Kabupaten Gorontalo

Next Post

Mahasiswa KKN UNG Dorong Kemandirian Ekonomi Desa lewat Pupuk Cair Nano Grow

Related Posts

Gorontalo

Pengakuan Karyawan PT GM saat Demo Penambang: Dikejar, Barang Berharga Hilang 

Minggu 1 November 2026
Gorontalo

Bulog Sisir Jalur Distribusi Beras SPHP, Harga di Gorontalo Masih Terkendali

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

Bersama Ombudsman Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo Dorong Penguatan Pelayanan Publik 

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

PT Gorontalo Minerals Hargai Aspirasi Masyarakat, Namun Kecam Aksi Anarkis

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

Gorontalo Matangkan Pelaksanaan Kegiatan Peringatan HUT ke-55 Korpri

Jumat 30 Oktober 2026
Gorontalo

Dugaan Asusila Anak di Gorontalo, Perlindungan Korban Jadi Sorotan

Jumat 30 Oktober 2026
Next Post
Mahasiswa KKN Tematik UNG Desa Tunggulo Selatan saat memperkenalkan pupuk organik Nano Grow kepada masyarakat

Mahasiswa KKN UNG Dorong Kemandirian Ekonomi Desa lewat Pupuk Cair Nano Grow

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kejati Tahan Eks Pj Gubernur Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Santriwati Meninggal Tenggelam, Keluarga Polisikan Pimpinan Ponpes Hubulo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Karyawan PT GM saat Demo Penambang: Dikejar, Barang Berharga Hilang 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Perintah” Eks Pj Gubernur ke Syukri Botutihe Proyek Video Wall Kini Didalami Kejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masa Aksi Penambang Suwawa Diduga Jarah Gudang Logistik PT GM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.