GOPOS.ID, GORONTALO – Teka-teki mengenai siapa pemegang tongkat komando Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Gorontalo akhirnya terjawab tuntas.
Bukan lagi sekadar desas-desus di internal partai, kepastian tersebut kini diperkuat dengan beredarnya Surat Keputusan (SK) resmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.
SK yang dimaksud bernomor: 0036/SK/DPP/W/II/2026 tertanggal 3 Februari 2026. Dalam dokumen tersebut, DPP PPP menetapkan secara resmi Drs. H. Ismet Mile, MM sebagai Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo untuk masa bakti 2026-2031.
Penetapan ini sekaligus menandai berakhirnya spekulasi panjang yang berkembang di kalangan kader dan simpatisan partai berlambang Ka’bah tersebut, khususnya di Gorontalo. Sebelumnya, isu pergantian maupun penunjukan pimpinan DPW sempat menjadi pembahasan hangat, baik di ruang-ruang internal partai maupun di tengah masyarakat.
Didampingi Sekretaris dan Bendahara
Dalam SK DPP PPP tersebut, Ismet Mile tidak bekerja sendiri. Ia akan didampingi oleh jajaran pengurus inti DPW PPP Gorontalo yang juga telah ditetapkan oleh DPP.
Untuk posisi Sekretaris DPW PPP Gorontalo, DPP menunjuk dr. Hj. Sri Darsianti Tuna. Sementara jabatan Bendahara dipercayakan kepada H. Faizal Hulukati.
Susunan pengurus inti ini dinilai sebagai formasi penting untuk memperkuat soliditas partai, terutama dalam menghadapi agenda politik lima tahun ke depan, termasuk persiapan konsolidasi struktur partai hingga tingkat bawah.
Dengan terbitnya SK DPP tersebut, maka kepemimpinan DPW PPP Gorontalo kini memiliki legitimasi penuh dari pusat. Selanjutnya, publik menanti langkah-langkah nyata dari pengurus baru untuk membuktikan kerja-kerja politik dan organisasi di lapangan.
Menanggapi keputusan tersebut, salah satu anggota legislatif (Aleg) Provinsi Gorontalo dari PPP, Usman Tahir Radjak, menyatakan seluruh kader di daerah akan mengikuti keputusan DPP sebagai keputusan tertinggi partai.
“Kita mengikuti keputusan DPP. Apapun keputusan DPP, kami di daerah patuh terhadap keputusan itu,” ujar Usman, Selasa (03/02/2026).
Dirinya sendiri menyampaikan siap menjalankan arahan organisasi sesuai garis komando partai, serta menghindari potensi gesekan internal yang bisa mengganggu kerja-kerja partai di daerah.
Momentum Konsolidasi dan Penguatan Struktur
Penetapan Ketua DPW PPP Gorontalo, ini juga dinilai menjadi momentum penting untuk mempercepat konsolidasi partai, termasuk penyegaran struktur dan penguatan basis dukungan di kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Sejumlah kader menilai, kepengurusan baru harus segera mengambil langkah-langkah strategis, mulai dari penataan internal organisasi, penguatan koordinasi antarstruktur, hingga memperbesar peran partai dalam merespons isu-isu daerah.
Dengan kepemimpinan Ismet Mile untuk periode 2026-2031, PPP Gorontalo mampu meningkatkan soliditas internal sekaligus memperkuat eksistensinya di tengah dinamika politik lokal yang terus berkembang.
Sebagai partai yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan demokrasi Indonesia, PPP dituntut untuk terus beradaptasi dengan tantangan zaman, termasuk membangun komunikasi politik yang sehat dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Semoga kepengurusan baru mampu membawa semangat baru dalam membangun partai yang lebih solid, modern, dan dekat dengan rakyat,” ungkap Usman (Yusuf/Gopos)








