GOPOS.ID, JEMBER – Kabar baik bagi pengurus RT dan RW di Kabupaten Jember mulai mengemuka. Pemerintah daerah membuka peluang pencairan insentif dilakukan rutin setiap bulan tanpa menunggu waktu lama.
Wacana tersebut muncul dalam agenda Safari Ramadan yang digelar Bupati Jember, Gus Fawait, bersama perangkat desa serta para pengurus RT-RW di Desa Sukoreno, Kecamatan Kalisat, Senin malam.
Pertemuan itu menjadi ruang dialog terbuka. Sejumlah pengurus menyampaikan keluhan terkait keterlambatan pencairan insentif yang selama ini dinilai belum berjalan merata di seluruh desa.
Gus Fawait langsung menanyakan penyebab utama keterlambatan tersebut kepada jajaran terkait agar persoalan administrasi yang menghambat pencairan dapat segera ditemukan solusinya.
“Kalau memang ada kendala teknis, kita harus tahu di mana letaknya supaya hak RT dan RW bisa diterima tepat waktu,” ujar Gus Fawait di hadapan peserta pertemuan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jember, Adi Wijaya, kemudian menjelaskan mekanisme anggaran yang mengatur pembayaran insentif bagi RT dan RW melalui Alokasi Dana Desa.
Menurutnya, pencairan sangat bergantung pada kesiapan administrasi desa, terutama penyelesaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa atau APBDes di masing-masing wilayah.
“Begitu APBDes ditetapkan, belanja pegawai termasuk insentif RT dan RW bisa langsung dicairkan setiap bulan melalui mekanisme yang sudah tersedia,” terang Adi Wijaya.
Ia menambahkan, keterlambatan biasanya terjadi karena dokumen desa belum rampung. Di Kecamatan Kalisat sendiri, hampir seluruh desa telah menyelesaikan administrasi, kecuali satu desa yang masih berproses.
“Jika ada yang merasa belum menerima, silakan cek rekening masing-masing karena penyaluran sekarang memakai sistem transfer langsung agar transparan dan tanpa potongan,” jelasnya.
Gus Fawait mengapresiasi penjelasan tersebut dan meminta seluruh desa segera menuntaskan kewajiban administrasi agar kesejahteraan pengurus RT-RW tidak lagi terganggu proses birokrasi.
“RT dan RW adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Kesejahteraannya harus diperhatikan, termasuk jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan yang sudah kami siapkan,” tegas Gus Fawait. (Adv/Kur)








