GOPOS.ID, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember memastikan pemulangan jamaah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi berlangsung aman dan nyaman. Berbagai layanan disiapkan, mulai transportasi, konsumsi, tenaga angkut, hingga layanan kesehatan.
Sebanyak 2.953 jamaah diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Empat jamaah wafat di Tanah Suci, sehingga jumlah jamaah yang kembali ke Jember tercatat sebanyak 2.949 orang.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, mengatakan proses kepulangan dilakukan bertahap sesuai jadwal kelompok terbang masing-masing.
“Pemulangan jamaah sudah dimulai sejak 10 Juni melalui Kloter 37 dan berlanjut hingga kloter murni Kabupaten Jember,” ujar Nurul Hafid Yasin.
Kloter murni Jember terdiri atas Kloter 90 hingga Kloter 98. Sementara kloter terakhir asal Jember dijadwalkan tiba pada 29 Juni 2026 sebelum dilanjutkan kepulangan jamaah dari kloter gabungan.
Untuk mendukung kelancaran, Pemkab Jember menyiapkan 101 unit bus bagi kloter besar dan 11 bus untuk jamaah yang tergabung dalam kloter gabungan.
“Jumlah armada kami tambah karena saat kepulangan bus juga mengangkut koper besar dan air zamzam milik jamaah,” kata Nurul Hafid Yasin.
Selain armada, Asrama Haji Sukolilo juga menyiapkan tenaga angkut barang dan konsumsi sebelum jamaah melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Jember.
Setibanya di Jember, jamaah akan diturunkan di 16 titik sesuai KBIH maupun kesepakatan bersama keluarga agar distribusi kepulangan berjalan lebih tertib.
Pemerintah daerah turut berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan, aparat keamanan, dan instansi terkait untuk menyiapkan ambulans serta tenaga kesehatan di setiap titik.
“Seluruh fasilitas kami siapkan melalui sinergi bersama seluruh stakeholder, mulai transportasi, tenaga angkut, konsumsi, hingga layanan kesehatan,” ujarnya.
Nurul Hafid berharap seluruh jamaah dapat kembali ke rumah dalam kondisi sehat dan nyaman setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.
“Harapan kami, seluruh jamaah pulang dengan selamat, sehat, nyaman, serta membawa predikat haji yang mabrur,” pungkasnya.
Pemkab Jember menargetkan seluruh rangkaian pemulangan jamaah haji 2026 berlangsung lancar hingga kloter terakhir tiba. Pelayanan terpadu ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan penghormatan kepada para tamu Allah.(kur)








