GOPOS.ID, BONE BOLANGO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail didampingi jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango, meresmikan pemanfaatan Gedung Unit Sekolah Baru SMA Negeri 1 Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (20/1/2026).
Gubernur Gusnar Ismail mengatakan, pembangunan sekolah baru bukan sekadar menghadirkan gedung fisik, tetapi harus diiringi dengan peningkatan kualitas pembelajaran, guru, serta suasana pendidikan yang menggairahkan bagi peserta didik.
“Kita bersyukur Gorontalo mendapat bagian dari program nasional pembangunan sekolah. Gedung baru ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan berkualitas,”kata Gusnar.
Gusnar mengungkapkan, sejak pagi dirinya berkeliling meresmikan sejumlah SMA dan sekolah kejuruan di berbagai wilayah, mulai dari Batudaa Pantai hingga Botupingge, sebelum akhirnya tiba di SMA Negeri 1 Tilongkabila. Kunjungan ini, menurut dia, merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan pembangunan pendidikan berjalan merata.
Pada kesempatan itu, Gusnar menegaskan bahwa kualitas SMA Negeri 1 Tilongkabila setara dengan sekolah unggulan di perkotaan, seperti SMA Negeri 1 Gorontalo dan SMA Negeri 3 Gorontalo.
“Saya berani mengatakan, SMA Negeri 1 Tilongkabila ini kualitasnya sama dengan SMA Negeri 1 Kota Gorontalo. Ke depan, tidak boleh lagi ada kesenjangan kualitas antar sekolah,”tegasnya.
Menurut Gusnar, strategi pemerataan mutu dilakukan melalui pemetaan dan distribusi kemampuan guru agar kekuatan akademik setiap sekolah relatif seimbang. Ia mencontohkan kebijakan masa lalu yang berhasil meningkatkan kualitas sekolah baru dengan menempatkan guru-guru terbaik serta mengelola disiplin dan kegiatan ekstrakurikuler secara seimbang.
Gubernur juga mengajak para lulusan SMP untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Tilongkabila. Ia menekankan pentingnya dukungan guru sebagai faktor utama daya tarik sekolah di mata masyarakat.
“Sentral gravitasi sebuah sekolah ada pada guru-gurunya. Profesionalitas dan dedikasi guru akan menentukan kepercayaan orang tua dan masa depan anak-anak,”ujarnya.
Selain aspek akademik, Gusnar turut menitipkan perhatian pada penataan lingkungan sekolah, mulai dari kebersihan ruang kelas dan toilet, pemeliharaan fasilitas upacara, hingga penanaman pohon untuk menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman. (Indra/Gopos)








