GOPOS.ID, GORONTALO –Â Kepedulian terhadap kesehatan ditunjukkan Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaui Divisi Kesehatan Masyarkat. Mengusung kegiatan bertajuk GenBI UNG Health Action: Sunat Massal Gratis 2026, GenBI UNGÂ menghadirkan layanan khitanan gratis bagi 30 anak di Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Senin (24/8/2026).
Pesertanya merupakan anak-anak berusia 8 hingga 13 tahun. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial GenBI UNG sebagai komunitas penerima beasiswa Bank Indonesia, sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi langsung, khususnya di bidang kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, GenBI UNG bekerja sama dengan Pemuda Relawan Gorontalo (PRG). Komunitas relawan kesehatan tersebut beranggotakan tenaga medis, termasuk dokter dan perawat.
Menariknya, kegiatan GenBI UNG Healt Acciton tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan. GenBI UNG juga membawa unsur budaya lokal Gorontalo melalui pelaksanaan tradisi pembeatan. Tradisi tersebut menjadi salah satu bagian dalam rangkaian budaya masyarakat Gorontalo yang berkaitan dengan prosesi khitan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai adat dan keagamaan.
Kehadiran unsur budaya dalam kegiatan ini menjadi upaya untuk memadukan pelayanan kesehatan modern dengan kearifan lokal masyarakat setempat. Tokoh masyarakat dan pemerintah desa turut mendukung pelaksanaan kegiatan dengan memberikan ruang serta dukungan terhadap program sosial yang dilaksanakan oleh GenBI UNG bersama PRG.

Ketua Panitia Kegiatan, Rahmad Syahrul M. B. Hasania, menyampaikan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat melalui aksi nyata di bidang kesehatan.
“GenBI UNG tidak hanya berfokus pada pengembangan kapasitas mahasiswa, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Melalui kegiatan sunat massal ini, kami berharap dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa dan lingkungan sekitar,” ujar Rahmad.
Ketua Umum GenBI Gorontalo, Mat Adhi Nani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap program berbasis kesehatan masyarakat seperti ini dapat terus dilanjutkan sebagai bentuk kontribusi GenBI UNG.
“Kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi GenBI UNG untuk hadir dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Semoga kegiatan sosial dan kesehatan dapat terus dikembangkan ke depannya,” ungkap Mat Adhi Nani.
Dengan terselenggaranya GenBI UNG Health Action: Sunat Massal Gratis 2026, GenBI UNG berharap kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus berkembang dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(*/nurul fadilla/hasan/gopos)








