GOPOS.ID, GORONTALO – Kebakaran lahan yang terjadi di belakang Klinik Kinesia pada Sabtu, 3 Oktober 2026, mengundang kepanikan di kalangan petugas klinik. Peristiwa ini terjadi di Jl. Durian Kelurahan Tomulabutao Selatan, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Api yang berkobar dengan cepat membuat petugas klinik berusaha keras untuk menyelamatkan peralatan medis yang ada di dalam gedung.
Menurut informasi yang diperoleh, kebakaran diduga disebabkan oleh tindakan seseorang yang membakar lahan di area belakang klinik. Api yang awalnya kecil dengan cepat merambat mendekati gedung klinik, memicu kepanikan di antara petugas yang berada di dalam. Dalam situasi darurat ini, petugas klinik tidak hanya berusaha menyelamatkan alat kesehatan, tetapi juga meminta bantuan dari warga sekitar untuk memindahkan peralatan yang berharga agar tidak terbakar.
Warga yang melihat api mulai menjalar dengan cepat segera merespons panggilan tersebut dan turut membantu petugas. Berkat kerjasama antara petugas klinik dan masyarakat, sejumlah alat kesehatan berhasil dikeluarkan dari gedung sebelum api semakin mendekat. Meskipun situasi sangat mendesak, upaya kolaboratif ini menunjukkan semangat gotong royong yang kuat di antara warga dan petugas kesehatan.
Beruntung, dua unit pemadam kebakaran (Damkar) yang datang tepat waktu mampu mengendalikan dan memadamkan api sebelum merembet lebih jauh ke gedung klinik. Tim pemadam kebakaran bekerja dengan sigap dan terkoordinasi untuk memastikan bahwa kebakaran tidak mengakibatkan kerusakan yang lebih parah. (Putra/Gopos)








