GOPOS.ID, GORONTALO – Warga Gorontalo yang tengah terlelap di pengujung tahun 2025 dikejutkan getaran hebat pada Rabu dini hari (31/12/2025). Bukan deru terompet atau kembang api, melainkan guncangan gempabumi tektonik bermagnitudo M 4.6 yang “membangunkan” warga di berbagai wilayah, mulai dari Kota Gorontalo hingga Bone Bolango.
Badan Meteologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.33° LU; 123.23° BT. Titik ini berlokasi di laut pada jarak 47 km Utara Boroko, Bolaangmongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, dengan kedalaman 15 km.
Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo, Andri Wijaya Bidang, S.Si., M.Si, menjelaskan gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Aktif. “Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Gorontalo, Bone Bolango, Kota Gorontalo dengan skala intensitas II-III MMI,” terang Adri Wijaya.
Hasil monitoring BMKG hingga Rabu, 31 Desember 2025 pukul 05:13: Wita, menunjukkan belum ada kejadian gempabumi susulan (aftershock). Selain itu belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.(hasan/gopos)








